Bocah 13 Tahun, Di Panggung Campursari Trampil Melalap Lima Kendang

218

SEMANU, Senin Wage– Dinar Kidung Pangestu 13, warga Padukuhan Jati, Kelurahan Ngenep, Kecamatan Semanu, pinter memainkan intrumen kendang. Selama 1,5 tahun dia rajin privat ke institusi Upil Dewo, pimpinan Arintoko. Hasilnya dia panen raya di masa lebaran 2017.

Bocah kelas II Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 (SMP ) Semanu ini selama bulan  syawal tanpa henti manggung di berbagai tempat, bahkan sempat tampil di salah satu stasiun televisi lokal. Jadwal cukup padat mulai tercatat sejak dua  bulan lalu.

“Dinar,  secara intensif hanya belajar selama tiga  bulan. Dia  langsung menguasai 5 kendang,”  ujar Piyatno, ayah kandung Dinar.

Priyatno, PNS yang bekerja di UPT Dinas Pendidikan  Semanu ini menambahkan, selama trampil memainkan kendang, Dinar bisa membantu perekonomian keluarga.

Melihat bakat anaknya, Piyatno bercita-cita, selepas  SMP Dinar didorong masuk   Sekolah Menengah Karawitan Indonesia  (SMKI).

Dinar Kidung Pangestu ketika ditanya soal cita-cita,  dengan polos mengaku belum tahu dan belum punya rencana apapun.

“Yang penting saya belajar dan sedikit bisa merinngankan beban orang tua,” celetuk anak pertama Priyatno ini.

Catatan khusus yang ada di tangan Priytno,  jebolan Upil Deso ini digembleng serius supaya bisa trampil  dalam  memainkan kendang. Lima kendang bisa rampak dimainkan sekaligus, baik untuk mengiringi tembang campursari ataupun lagu-lagu dangdut. Reporter: W.Joko Narendro




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.