BPPT Memantau Populasi Ikan di Laut Dengan AIS

199

Sementara itu  Ridwan Budi Prasetyo, ST, M. Eng Perekayasa Ahli Muda BPPT menambahkan, pameran AIS adalah  dalam rangka pengembangan fungsi Baron Technopark sebagai destinasi wisata edukasi bahari berbasis teknologi.

“Soft Launching teknologi tersebut dilakukan pada saat digelar acara Baron Techno Festival beberapa waktu silam,” kata Ridwan.

 

PESERTA BARON TECHNO FESTIVAL LAMPAUI TARGET

 

Belum lama ini, siswa dan guru SMKN 1 Tanjungsari, Gunungkidul berkunjung ke Baron Technopark. Mereka, ujar Ridwan, antusias  menyimak penjelasan dari tim ahli BPPT.

Menurut para guru, paparan BPPT memperkaya khasanah keilmuan pada mata pelajaran  jurusan nautika dan teknika perkapalan ikan.

Sebelumnya,  Baron Technopark BPPT juga mengembangkan teknologi pengolahan air laut menjadi air tawar bahkan air siap minum melalui teknologi reverse osmosis dengan sumber energi listrik dari tenaga hybrid (surya dan angin).

Alat tersebut masih berfungsi hingga saat ini. Diharapkan teknologi tersebut menjadi  solusi alternatif kebutuhan air bersih di saat musim kemarau bagi masyarakat pesisir dan pulau terpencil, terluar dan terdepan di wilayah Indonesia. (Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.