Bupati Gunungkidul Terima Penghargaan Kemendikbud RI

48

WONOSARI, SENIN PON-Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos menerima Anugerah Kihajar (Kita Harus Belajar) tahun 2018, kategori Madya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Penghargaan tersebut diberikan oleh Sekretaris Jendral Kemendikbud RI, Didik Suhardi pada malam Anugerah Kihajar ke-7 tahun 2018 di Jakarta (12/10).

Dalam jumpa pers nya, Hj. Badingah menjelaskan, Anugerah Kihajar untuk Gubernur, Bupati/ Walikota diberikan sebagai penghargaan kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam Pendayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk pendidikan. Baik dalam pembelajaran, maupun dalam kegiatan administrasi di sekolah dan lembaga pemerintah yang terkait dengan pendidikan.

Anugerah Kihajar tahun 2018 mengangkat tema Pemberdayaan TIK Pendidikan dan Kebudayaan dalam menyiapkan generasi milenia menghadapi revolusi industri. Dengan tema tersebut diharapkan anugerah Kihajar dapat menjadi tolok ukur perkembangan TIK untuk pendidikan Indonesia. TIK menurut Badingah, bisa meningkatkan penyerapan teknologi pada siswa karena mereka mudah menyerap ilmu dari tampilan yang lebih beragam. Lagi pula, lanjutnya, TIK untuk pendidikan sulit dihindari, selain tuntutan kemajuan zaman, juga karena kondisi negara Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau.

“Maka TIK merupakan salah satu solusi terhadap proses pembelajaran yang bermutu,” ujarnya

Dikatakan Badingah, proses penilaian dilakukan sejak Juni hingga Agustus 2018 oleh tim Juri dari kalangan perguruan tinggi, pakar TIK, Komunikasi TIK, dan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom) RI. Setelah melalui proses penilaian ole tim juri ditetapkan nama penerima anugerah berdasarkan 4 kategori, Utama, Madya, Pertama, dan khusus.

Selain itu, Badingah bertutur, penghargaan diberikan kepada para pemegang Kuis Kihajar, Lomba mobile Kihajar, Radio peduli Pendidikan, dan Kebudayaan, Ensiklopedia, membuat bahan belajar berbasis TIK (Membatik) serta Duta Rumah Belajar.

“Alhamdulillah Guru SMPN 1 Wonisari, Sigit Suryono, M.Pd mendapat nominasi Duta Rumah Belajar 2018 terinovatif,” jelasnya.

Ia menambahkan, Gunungkidul baru pertama kali mengikuti, namun sudah dapat meraih penghargaan sekaligus. Pertama untuk Pemda Gunungkidul kategori Madya, dan perorangan dengan nominasi duta rumah belajar terinovasi. Bupati berharap, anugerah Kihajar 2018 dapat memotifasi pemangku kepentingan di Kabupaten Gunungkidul untuk terus mengoptimalkan peran TIK untuk Pendidikan dan Kebudayaan Gunungkidul. (Joko)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.