Cabuli Beberapa Siswi, Pembina Pramuka Nyaris Dihajar Wali

517

GEDANGSARI – Jumat Kliwon | EP seorang oknum pembina Pramuka di salah satu SMP Negeri di Kecamatan Gedangsari nyaris di hajar oleh orangtua/wali murid yang kesal lantaran mengetahui aksi pencabulan yang Ia lakukan terhadap beberapa siswi di sekolah tersebut.

Kasus dugaan pencabulan mencuat ketika seorang siswi kelas 3 bercerita kepada orangtuanya tentang tindakan EP yang dilakukan kepadanya. Orangtua yang mendengar keluhan anaknya, menyampaikan hal tersebut ke wali murid lain yang mengalami kejadian serupa.

 

 

Mengetahui hal tersebut, para orangtua wali kemudian mendatangi sekolah untuk bermediasi dengan EP.

“Saat mediasi justru semakin memanas, pasalnya EP berkelit atas tindakannya dengan berbagai alasan,” kata Sugito, Kepala Sekolah SMP 3 Gedangsari, Jum’at (10/01/2020).

Suasana semakin tak terkendali, sehingga pihak sekolah pun segera membawa EP ke Polsek Gedangsari.

EP diketahui telah melakukan aksi pencabulan antara bulan Agustus sampai Desember Tahun 2019 lalu. Ia melakukan perbuatan tak senonoh tersebut ketika ia tengah melakukan pengajaran Ekstra Pramuka.

Sementara itu, Kapolsek Gedangsari, AKP Solechan menyampaikan, hasil penyidikan yang dilakukan oleh petugas, sejauh ini terdapat 7 siswi yang mengalami tindakan pencabulan.

Aksi cabul dilakukan mulai dari aksi mencium hingga meraba-raba di sejumlah bagian tubuh. Modus yang dilakukan di saat pelaku sedang melakukan pembinaan pramuka di dalam kelas, maupun di luar kelas bahkan di saat kegiatan kemah.

“Pelaku berupaya mencari celah agar dapat melancarkan aksi pencabulan tersebut,” katanya.

Kapolsek berpesan, kepada para orangtua siswa yang merasa menjadi korban pencabulan, agar segera melaporkan ke pihak kepolisian. (Hr)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.