Ikan jenis guppy, Surip sedikit bercerita, banyak diminati orang karena keindahan baik dilihat dari sisi ekor maupun warna ikan tersebut. Perawatannya pun menurutnya terbilang cukup mudah, yakni dengan cara menggunakan air secukupnya di dalam akuarium. Dengan begitu ikan guppy akan mudah dibudidayakan.
Ikan guppy, diterangkan Surip, bukan tipikal ikan petarung atau ikan individual. Ikan ini juga dapat ditempatkan dalam satu akuarium dengan jumlah banyak.
VIDEO TERKAIT:
“Saya berharap, budidaya ikan bersama rekan-rekan ini akan terus berkembang, menembus pasar lokal serta mancanegara. Dengan demikian tentu akan lebik banyak orang-orang yang dapat kami santuni,” harapan Surip.
Terpisah, Yumi Rohayati, orangtua Alif saat memerima bantuan menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh asosiasi pembudidaya ikan hias tersebut.
Selama ini, diakui Yumi, keluarganya memang merasa kesulitan untuk membiayai sekolah anaknya. Terlebih saat ini keadaan dirinya yang hidup single.
“Bersama anak semata wayang ini, saya harus banting tulang demi mencukupi kebutuhan hidup. Saya buruh itupun tidak pasti, dulu saya juga sempat mengamen, akhirnya anak saya berinisiatif membantu berjualan lotis,”ungkapnya.
Dalam situasi yang serba terbatas seperti saat ini Yumi berharap akan mendapat perhatian pemerintah. Yumi Rohayati mengaku selama ini dirinya sama sekali belum tersentuh bantuan dari pihak pemerintah. (red)






