Di Dalam Kota Cerdas, Gunungkidul Bisa Kecurian Tanpa Kebobolan

2530

Robertus Theodore dari Staff Kantor Kepresidenan, menurut penuturan Sumarto menjatuhkan pilihan, bahwa Gunungkidul layak menjadi salah satu dari 100 Kota Cerdas di Indonesia.

Desa Wisata Nglanggeran, kata Sumarto, tahun 2020 akan dijadikan pilot project sebagai Desa yang dibangun berbasis TI.

 

 

Target utama, wisatawan akan memiliki kemudahan mengakses potensi, karena seluruh detail destinasi, termasuk sumber daya alam (SDA) komplit tersaji di dalam website.

“Sepanjang proyek percontohan  Nglanggeran berhasil, berikutnya akan dikembangkan untuk seluruh pantai di Gunungkidul,” ujar Sumarto.

Saat ini,  Team Pengelola Kota Cerdas Gunungkidul, menurut Sumarto,  telah memiliki 16 server untuk memfasilitasi lebih dari 2.300 website.

Tidak akan bisa dipungkiri, bahwa SDM yang terampil di bidang TI akan membawa konsekuensi logis pada kemajuan di berbagai bidang.

Di sisi lain, potensi SDA Gunungkidul yang secara terbuka diunggah di 2.300 website, ibarat Gunungkidul sedang telanjang bulat.

Siapkah SDM Gunungkidul mengeksplorasi SDA yang dimilikinya? Atau nanti, pengeksplor  kekayaan itu justru bukan warga Gunungkidul.

Ini yang layak diwaspadai: bahwa jangan-jangan melalui Kota Cerdas, Gunungkidul bakal kecurian tanpa kebobolan. (Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.