Robertus Theodore dari Staff Kantor Kepresidenan, menurut penuturan Sumarto menjatuhkan pilihan, bahwa Gunungkidul layak menjadi salah satu dari 100 Kota Cerdas di Indonesia.
Desa Wisata Nglanggeran, kata Sumarto, tahun 2020 akan dijadikan pilot project sebagai Desa yang dibangun berbasis TI.
Target utama, wisatawan akan memiliki kemudahan mengakses potensi, karena seluruh detail destinasi, termasuk sumber daya alam (SDA) komplit tersaji di dalam website.
“Sepanjang proyek percontohan Nglanggeran berhasil, berikutnya akan dikembangkan untuk seluruh pantai di Gunungkidul,” ujar Sumarto.
Saat ini, Team Pengelola Kota Cerdas Gunungkidul, menurut Sumarto, telah memiliki 16 server untuk memfasilitasi lebih dari 2.300 website.
Tidak akan bisa dipungkiri, bahwa SDM yang terampil di bidang TI akan membawa konsekuensi logis pada kemajuan di berbagai bidang.
Di sisi lain, potensi SDA Gunungkidul yang secara terbuka diunggah di 2.300 website, ibarat Gunungkidul sedang telanjang bulat.
Siapkah SDM Gunungkidul mengeksplorasi SDA yang dimilikinya? Atau nanti, pengeksplor kekayaan itu justru bukan warga Gunungkidul.
Ini yang layak diwaspadai: bahwa jangan-jangan melalui Kota Cerdas, Gunungkidul bakal kecurian tanpa kebobolan. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…