WONOSARI-SABTU PON | Seorang remaja putra WD (17) dan remaja putri DD (16) Keduanya warga Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul didapati warga dalam keadaan setengah telanjang. Keduanya diduga sedang melakukan hubungan layaknya suami istri di rumah WD, saat kondisi rumah sedang kosong, Kamis (29/06/2023) pukul 18.00 WIB.
Menurut informasi warga, WD merupkan warga pendatang yang telah tinggal di Kalurahan Selang selama kurang lebih 5 tahun.
Selama ini WD diketahui telah berulang kali menimbulkan keresahan di masyarakat. Pertama pada Bulan Ramadhan WD melakukan aksi perang sarung hingga harus berurusan dengan pihak Kepolisian.
Kedua WD melakukan pencurian helm di beberapa tempat yang akhirnya juga diamankan oleh Polisi Polsek Wonosari.
Sementara untuk ke tiga kalinya WD juga diduga melakukan hubungan layaknya swami istri di rumahnya dan berakhir digerebek warga.
Sar (45) salah satu warga setempat menjelaskan, bahwa kejadian tersebut bermula saat si cewek DD mendatangi WD pada sekitar pukul 16.30 WIB.
Warga yang sudah curiga dengan gerak gerik kedua remaja tersebut mencoba mengintip kedalam rumah. Warga makin kecurigaan lantaran pintu depan posisi terkunci.
Sementara sepeda motor terparkir di sebelah rumah WD. Warga dan karang taruna, bersama dukuh setempat mencoba masuk ke dalam rumah dan mendapati keduanya sudah dalam kondisi setengah telanjang.
“Saat ditanya katanya mau numpang mandi, tapi posisi pada saat itu mereka sudah buka pakaian di dalam kamar. Warga, Karang Taruna dan dukuh kemudian membawa keduanya ke Balai Padukuhan,” jelasnya Sar.
Hal tersebut dibenarkan Wardoyo Lurah Selang. Ia menjelaskan bahwa, Pemerintah Kalurahan mempertemukan kedua orang tuanya dan mefasilitasi untuk bermediasi.
Meski telah tercapai surat perjanjian yang disepakati kedua belah pihak, namun karena masa yang semakin banyak dan geram dengan ulah keduanya, WD pun akhirnya diamankan di Polsek Wonosari untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,
“Karena masa semakin banyak sauadara WD saya bawa ke Polsek Wonosari untuk keamanan,” jelasnya Wardoyo. (bw)













