Dipimpin AHY, Elektabilitas Demokrat Naik 11,6 Persen

134

SURVEI Litbang Kompas menunjukan tiga besar elektabilitas Partai Politik. Berdasarkan survei yang dirilis Selasa, (21/6) tersebut tiga besar elektabilitas Partai Politik ditempati oleh PDIP 22,8 persen, Gerindra 12,5 persen, dan Demokrat 11,6 persen.

Adapun peringkat selanjutnya diduduki oleh Golkar 10,3 persen, PKB 5,4 persen, PKS 5,4 persen, Nasdem 4,1 persen, PAN 3,6 persen, dan PPP 2 persen.

Berdasarkan survei secara berkala tersebut pada Oktober 2021, elektabilitas Demokrat masih di angka 5,4 persen. Sedangkan survei di bulan Januari 2022, Demokrat menembus dua digit, yakni 10,7 persen.

Saat ini, Demokrat kembali naik mencapai angka 11,6 persen. Hal ini menunjukkan elektabilitas Demokrat meningkat secara konsisten selama setahun terakhir.

Hasil survei Litbang Kompas ini diapresiasi pihak Demokrat. Hasil positif ini tentu semakin memacu Demokrat agar terus memperjuangkan dan menyuarakan aspirasi dan harapan rakyat, untuk perubahan dan perbaikan.

Tiga Kunci Kenaikan Elektabilitas Partai Demokrat

Pertama, konsistensi Partai Demokrat menyuarakan aspirasi masyarakat terkait kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat, yang disampaikan terintegrasi di ruang publik, baik di parlemen pusat maupun daerah.

Hal ini terjadi dikarenakan oleh kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang lebih kolaboratif, terbuka, dan menggunakan pendekatan terukur berbasis data, membuat setiap gerak langkah yang diambil Demokrat sesuai dengan harapan publik.

Kedua, konsolidasi organisasi yang dilakukan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono juga membuahkan hasil positif. Soliditas semakin terjaga. Kebersamaan dan loyalitas kader semakin terbentuk.

Kesatuan gerak langkah organisasi Partai Demokrat di berbagai tingkatan sebagai buah konsolidasi ini pun, memudahkan Demokrat mendekatkan diri dengan rakyat dan melaksanakan program-program yang bermanfaat bagi rakyat, seperti disampaikan Peneliti Senior Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Firman Noor di Harian Kompas (21/06).

Ketiga, intensitas dan konsistensi Partai Demokrat dalam membantu rakyat secara masif saat menghadapi kesulitan selama masa pandemi covid-19 dalam dua tahun terakhir ini merupakan program konkrit yang sangat menyentuh dan bermanfaat langsung bagi rakyat.

Dengan hasil survei ini tentu tidak boleh membuat Demokrat jumawa namun justru seharusnya membuat para kader Demokrat semakin giat dalam mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi rakyat khususnya dalam hal perubahan dan perbaikan, karena harapan rakyat adalah perjuangan Demokrat.

(red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.