Supriyani Astuti: Capaian Demokrat Tak Lepas dari Sosok AHY, Mampu Mewadahi Aspirasi Kaum Muda

150

GUNUNGKIDUL- KAMIS KLIWON |Hasil Survei Litbang Kompas muncul tiga besar elektabilitas Partai Politik yakni PDIP, Demokrat, dan Gerindra.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul Partai Demokrat Supriyani Astuti, S.Sos menyambut baik atas perolehan hasil survei tersebut.

Dengan masuknya Demokrat dalam tiga besar partai yang memiliki elektabilitas tertinggi di kalangan generasi muda, menurutnya salah satu bukti bahwa kaum millennial merupakan pemilih yang cerdas yang tak perlu diragukan lagi.

Sebagai Politikus Senior, Yani begitu panggilan akrabnya, menyampaikan bahwa hasil survei yang dirilis Litbang Kompas merupakan survei yang nyata dan real.

Hal tersebut sesuai dengan kondisi lapangan dari pusat hingga daerah, Partai Demokrat menjadi partai vaforit anak muda.

“Ini tentunya luar biasa, di bawah kepemimpinan AHY, Partai Demokrat siap menuju puncak kejayaan,” ungkap Yani, Kamis (23/06).

Hasil survey yang luar biasa, Yani berujar, tentu tak lepas dari sosok AHY yang mampu mewadahi aspirasi kaum muda yang memiliki sikap smart, kreatif, terampil, cekatan, dan cerdas.

Dengan berkomitmen, disiplin  dan kerja keras mengabdi untuk bangsa dan rakyat, Supriyani Astuti optimis Demokrat akan menjadi partai pilihan masyarakat.

Diketahui, berdasarkan survei tersebut, pada generasi Z (kelahiran 1997-2012, usia 10-25 tahun), PDI-P memiliki elektabilitas sebesar 20,4 persen, diikuti oleh Demokrat (15 persen), dan Gerindra (12,9 persen).

Dibandingkan survei sebelumnya, angka keterpilihan PDI-P dan Demokrat menguat sedangkan Gerindra menurun. Hal ini membuat Demokrat menggeser Gerindra di peringkat dua.

Sementara itu, di kalangan pemilih generasi Y (kelahiran 1981-1996, usia 26-41 tahun), PDI-P dipilih oleh 28,4 persen responden, diikuti Demokrat (16,6 persen), dan Gerindra (16 persen).

Elektabilitas masing-masing partai menguat di kalangan pemilih dibanding survei sebelumnya, yakni PDI-P naik 8 persen, Gerindra (5,6 persen), dan Demokrat (1,6 persen).

Adapun survei ini diikuti oleh 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi.

Dengan metode tersebut tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error lebih kurang 2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

(Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.