WONOSARI-Sabtu Legi | Terkait dengan penarikan uang LKS oleh SMP Negeri 1 Semin, Bahron Rasyid, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, bertindak cepat. Kebijakan sekolah ditegur dan diarahkan untuk dievaluasi.
“Nur Sutanto, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Semin sudah saya klarifikasi, benar ada pembelian LKS,” ujar Bahron, (11/05).
Kepala sekolah, menurut Bahron memberikan keterangan, bahwa bagi yang tidak menghendaki LKS tidak dipaksa.
“Dan saya perintahkan untuk dievaluasi,” tegas Bahron.
Sekiranya banyak yang keberatan, lanjut Bahron, maka agar dihentikan. Tetapi kalau yang lain merasa bermanfaat untuk KBM bisa dilanjut. Sementara yang tidak menghendaki tidak dipaksa.
“Dan bagi yang tidak mampu agar diperhatikan,” terang Bahron.
Sejauh klarifikasi Kadinas Disdikpora Gunungkidul, keterangan Nur Sutanto sedikit berbeda dengan fakta berupa tagihan yang disodorkan kepada setiap wali murid sebesar Rp 245.000,00.
Bambang Wahyu Widayadi
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Naniek mundur dari…
GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…
SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…
GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…