Disdukcapil Didesak Menyisir Adminduk Yang Porak Poranda

1123

WONOSARI, Selasa Wage – Eko Subiantoro, Kadisdukcapil Gunungkidul bertekad melacak warga yang kehilangan dokumen kependudukan. Angka pasti, mengenai jumlah mereka belum diketahui secara pasti. Tetapi Disdukcapil bekerjasama dengan Desa terdampak, dalam waktu singkat segera turun lapangan.

Pemikiran Eko Subiantoro sejalan dengan fakta. Beberapa hari paska banjir, tanah longsor dan angin kencang Slamet, S.Pd. MM memprediksi banyak dokumen kependudukan yang hilang.

“Dokumen kependudukan yang hilang/ rusak seperti KK/ KTP/ AKTA KELAHIRAN, perlu disisir hingga ke tingkat RT,” ujar Slamet, (5/12).

Merespon desakan warga melalui anggota DPR DDIY, Eko Subiantoro mengatakan pada masa recovery (pemulihan), Disdukcapil akan melakukan penelusuran melalui data base, guna menerbitkan dokumen pengganti.

“Yang kami keluarkan bukan duplikat, tetapi kutipan, karena dalam sistem administrasi kenegaraan tidak dikenal istilah duplikat,” jelas Eko.

Dia yakin, bahwa untuk menerbitkan kutipan KTP, KK dan Akta Kelahiran tidak ada kendala. Seratus empatpuluh empat  Desa di Gunungkidul, menurutnya telah siap dengan adminduk warga.

 

Reporter: Agung Sedayu




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.