WONOSARI, Rabu Pahing – Kepala Dinas Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul, Eko Subiantoro, tahun 2018 fokus pada pelayanan 3 in 1. Dia menyebut, penerbitan akta kelahiran, kartu Kepala Keluarga (KK) serta Kartu Identitas Anak (KIA), mengurangi problem perdata di tahun politik 2019.
“Status hukum anak dibuktikan dalam bentuk akta kelahiran, KK, serta KIA,” ujar Eko Subiantoro, (16/1).
Duapuluh lima tahun ke depan, program 3 in 1, diharapkan mampu menekan sengketa perdata terkait dengan asal usul dan keturunan.
Melalui program 3 in 1, menurut Eko Subiantoro, pemohon sekaligus masuk di dalam KK orang tua dan memperoleh KIA. OPD yang dibawahinya, tahun 2019 fokus pada anak usia 0-18 tahun.
“Hingga awal 2018, kami telah menerbitkan akta kelahiran 86% dari 160.000 anak yang membutuhkan,” papar Eko.
Awal 2019, dia optimis semua terselesaikan. Menurut Eko, hal ini sangat membantu kecenderungan amburadul yang sering terjadi pada daftar pemilih sementara maupun tetap pada pemilu.
Akurasi data adminduk, lanjut Eko, sangat menjamin hak hukum warga negara. Agung Sedayu_ig
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…