Dua Kali Didemo, Dukuh Seneng Bersikeras Tidak akan Mundur

679

WONOSARI-SELASA LEGI | Dituntut mundur, Dukuh Seneng Supriyadi tidak akan mengundurkan diri dari jabatannya. Meski Tim Pemeriksa Dugaan Pelanggaran Disiplin Pamong Kalurahan bentukan Lurah Siraman menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan Supriyadi. Warga diminta untuk bersabar mengikuti prosedur aturan yang berlaku.

Hal tersebut terungkap saat puluhan Warga Padukuhan Seneng, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul kembali melakukan aksi demo yang kedua kalinya, di depan Kantor Lurah Kalurahan Siraman, Selasa (21/11/2023).

Warga mendatangi Kantor Kalurahan Siraman dengan membawa sejumlah spanduk bertuliskan tuntutan lengser Dukuh Supriyadi sambil menyanyikan yel-yel mirip lagu Cucak Rowo.

Menurut pengakuan dari Dukuh Seneng, Supriyadi mengatakan, sejumlah dugaan yang dituduhkan warga Seneng kepada dirinya tidak semuanya benar. Sementara terkait adanya tuntutan mundur dari warga, Supriyadi tidak akan mengundurkan diri dari jabatan Dukuh Seneng yang selama ini ia emban.

“Saya akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku,” ujar Supriyadi.

Sementara Ketua Tim Pemeriksa Dugaan Pelanggaran Disiplin Pamong Kalurahan, Tri Mulatsari mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran Dukuh Supriyadi.

Namun, menurut Ketua Tim sekaligus Carik Siraman tersebut, hasil pemeriksaan selanjutnya diserahkan kepada Lurah Siraman untuk kemudian dilakukan evaluasi sebelum pengambilan keputusan sesuai Perda yang berlaku.

“Kami datangi pihak perempuan namun dia tidak mengaku tapi anaknya mengakui bahwa ibunya berselingkuh dengan Dukuh Supriyadi,” jelasnya.

Sementara Lurah Kalurahan Siraman, Damiyo dengan tegas berjanji akan mengusut kasus tersebut hingga tuntas sesuai Perda yang berlaku. Damiyo juga meminta agar warga bersabar dalam menyelesaikan masalah tersebut.

“Kami sudah berikan peringatan secara lisan maupun tertulis, kita harus ikuti prosedur hukum,” jelas Damiyo.

Setelah mendengarkan penyampaian hasil pemeriksaan, Dukuh Supriyadi dihadirkan dihadapan Warga Seneng untuk memberikan jawaban langsung kepada warganya.

Selain itu, menurut Supriyadi, bahwa tuduhan yang disampaikan masyarakat banyak yang kurang akurat, sehingga Dukuh yang juga seorang guru Ngaji ini akan menunggu keputusan yang sesuai dengan regulasi.

“Semetara ini saya tidak akan mundur, saya berpegang pada hukum yang berlaku di Negara kita,” pungkas Supriyadi.

(A Yuliantoro)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.