Categories: HUKUM & KRIMINAL

Dua Pabrik Pupuk Palsu Digerebek Polisi

WONOSARI – Jum’at Legi | Dua pabrik pupuk palsu di wilayah Kecamatan Ponjong digerebek Satreskrim Polres Gunungkidul. Dari penggerebekan tersebut, dua tersangka bersama barang bukti berhasil diamankan.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Anak Agung Putra Dwipayana menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut, bermula adanya laporan indikasi distribusi pupuk palsu.

Sebelumnya, penggrebekan telah dilakukan Polres Klaten di salah satu pabrik pupuk palsu di wilayah Kecamatan Ponjong. Selanjutnya, Polres Gunungkidul melakukan pengembangan, dan akhirnya petugas menemukan dua pabrik pupuk yang diduga palsu di wilayah tersebut.

“Saat dilakukan penggerebekan, diketahui pupuk yang di produksi berbahan dasar batu gamping, tanah dan pewarna tekstil,” terangnya saat menggelar Konferensi Pers di Rupbasan Wonosari, Jum’at (06/03/2020).

Anak Agung menyampaikan, dua tersangka yang berhasil ditangkap yakni SU (40) warga Kecamatan Ponjong, dan AA (29) warga Kecamatan Karangmojo. Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya bahan baku pupuk, 28 karung pupuk Ponska, 93 karung pupuk Bima, 12 karung pupuk Bima NPK, 1 mesin ayak, cangkul, dan 3 mesin pecampur.

“Pabrik tersebut sudah beroperasi selama satu tahun terakhir,” jelasnya.

Menurut pengakuan tersangka, pupuk tersebut dijual keluar daerah Gunungkidul, yakni di wilayah Klaten dan wilayah Boyolali. Selama ini, mereka hanya memproduksi pupuk ketika menerima pesanan.

“Pesanan paling banyak senilai Rp 14 juta,” terangnya.

Kedua pelaku terancam pasal berlapis, Pasal 62 (1) Jo Pasal 8 (1) Huruf E Undang-Undang No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara dan denda paling banyak 2 miliar.

“Saat ini pelaku dilakukan penahanan di Polres Gunungkidul untuk proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas Agung. (hr)

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

1 hari ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

3 hari ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

1 minggu ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

1 minggu ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

1 minggu ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

1 minggu ago