OPINI

DUA PASANG PENGANTIN TERBAHAK-BAHAK DI RUANG RESEPSI YANG SAMA

WONOSARI, Jumat Kliwon-Saya mendatangi undangan resepsi pengantin. Lokasi ada di gedung megah, tengah sawah. Kata teman saya, biar alami, karena jenuh hiruk pikuk kota. Di perut kota, kata dia, terlalu hingar-bingar dan bising.

Manten jaman kini, tidak mau tamunya tersesat. Pada undangan, di samping disertakan pentunjuk lokasi, ditulis sejumlah rincian teknis seperti: jam berapa harus datang, pakaian bebas tapi rapih, termasuk tidak menerima cendera mata.

Rupanya ini siasat cerdas, bahwa si pengantin tidak mau repot menyiapkan truk tronton gara-gara kado yang menggunung di samping pintu gedung.

Amplop berisi sejumlah uang talikasih adalah pilihan tepat dan barangkali juga pilihan utama. Itung-itung bisa bantu bayar seluruh makanan yang dipesan untuk prasmanan. Agak naif, tetapi fakta banyak yang begitu.

Saya tidak habis pikir, bahasa para penerima tamu diseragamkan, bahkan disesuaikan dengan perkembangan teknologi canggih.

Saya dihampiri sepasang penerima tamu. Tetap menggunakan gerak santun peradaban, mereka menyodorkan jempol tangan kanan.

“Silahkan Bapak mengunggah makanan yang telah tersedia,” kata mereka berbarengan.

Saya kaget karena bahasa yang barusan mereka ucapkan. Buru-buru, seseorang yang sejak masuk pintu gedung berbarengan, berbisik lirih ke saya.

“Mengunggah itu maksudnya menikmati atau mencicipi hidangan,” ujar dia.

Saya tersenyum, makanan kok seperti foto atau video, diunggah.

Tidak mau kalah, karena pengantin yang hari itu berdiri di ruang resepsi dua pasang (kakak beradik), maka ketika berpamitan saya pun menyampaikan pesan terbuka.

“Awas, kalian jangan salah munnggah ya,” saya meminjam mikrofon pembawa acara.

Dan kedua pasang pengantin itu pun gelak ketawa, diikuti riuh ribuan tamu yang hadir. (Bambang Wahyu Widayadi)

infogunungkidul

Recent Posts

Lemot Buka Rekam Medis, RSUD Wonosari Disomasi

GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…

7 jam ago

Keluarga Besar Partai Golkar Berduka, Tokoh Politik Senior Berpulang

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…

1 hari ago

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

3 hari ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

4 hari ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

4 hari ago

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

6 hari ago