Gamelan YuNa Bisa Iringi Lelagon Caping Gunung

1396

WONOSARI-MINGGU WAGE | Penampilan perdana Gamelan YuNa di Ndalem Benawan Yogyakarta, tempat tinggal Raden Mas Kukuh Hestriyasning 6-5-2022 Jum’at petang, menarik perhatian banyak pihak. CB Supriyanto, Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul angkat bicara. Slamet, S.Pd MM tanya soal tingkat keluwesan Gamelan YuNa dalam mengiringi Gending Jawa versi dolanan Caping Gunung.

“Ketika Gelar Seni Sepanjang Tahun (GSST) di taman budaya tahap 1 tahun 2021, Dewan Kebudayaan semin akan menampilkan gamelan kayu namun batal. Mas Senoaji ketua Dewan Kebudayaan Semin meralat, Gamelan YuNs sedang diperbaiki,” ujar CB Supriyanto di rumah tinggalnya, 7-5-2022.

Soal Kundha Kabudayan Gunungkidul memonitor keberadaan Gamelan YuNa dia mengaku tidak tahu.

“Kalau terkait kebijakan konfirmasinya ke Kundha Kabudayan lebih tepat,” imbuh CB.

Dalam hal pendampingan Kalurahan Budaya, Dewan Kebudayaan menurut CB belum bisa menyentuhnya karena kebetulan Candirejo belum masuk kalurahan budaya.

“Gunungkidul saat ini baru memiliki 19 Kalurahan Budaya, dari 144 Desa yang ada,” terang Ketua DK GunungkIdul.

Diminta menilai soal Gamelan YuNa yang pentas di Ndalem Benawan CB Supriyanto menyatakan, Itu merupakan kreatifitas yang hebat karena kecintaannya pada seni.

Slamet S.Pd. MM pun mengapresiasi Gamelan YuNa. Dia bertanya, bisakah instrumen itu untuk mengiring Caping Gunung?

Mbah Mulyono mengangguk tanda bisa saja pakai banget. Alasannya pada gamelan logam juga ada gamelan kayu berupa Gambang. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.