Categories: PEMERINTAHAN

Gantung Diri Masih Mendominasi , Kapolres Maksimalkan Peran Bhabinkamtibmas

WONOSARI, Jumat Pon – Kabupaten Gunungkidul menjadi fenomena tersendiri dalam kasus bunuh diri di Indonesia. Setiap tahun, rata-rata 30 warganya mengakhiri hidup dengan cara ini. Dari data yang dimiliki Polres Gunungkidul, tercatat ada 34 kasus bunuh diri selama tahun 2017. Kasus gantung diri menjadi yang terbanyak dipilih masyarakat untuk mengakhiri hidupnya.

Tahun ini, menurut Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady SH,SIK,MH, ada 34 kasus bunuh diri.

“meningkat dibandingkan tahun 2016 lalu yakni 33 kasus,” Jelasnya.

Mayoritas kasus bunuh diri di Gunungkidul, kata Fuady, dilakukan dengan cara gantung diri, yakni 29 kasus. Kemudian percobaan bunuh diri 4 kasus, dan bunuh diri dengan masuk ke dalam sumur 1 kasus. Kecamatan Playen mencatatkan rekor 6 kasus bunuh diri, dimana 2 diantaranya percobaan.

Untuk mengatasi persoalan ini, Polres akan menggandeng Pemkab Gunungkidul. Polisi juga akan mengoptimalkan peran bhabinkamtibmas untuk melakukan pendampingan ke masyarakat yang teridentifikasi berpotensi melakukan bunuh diri.

“Kami berharap peran aktif masyarakat dalam melaporkan potensi bunuh diri. Sebab untuk bisa dilakukan pencegahan kasus bunuh diri, terutama untuk orang yang memiliki riwayat depresi harus ada perhatian dari semua elemen,” harapnya.

Lebih lanjut mantan Kasat PJR Polda DIY ini menjelaskan langkah yang harus ditempuh masyarakat untuk mencegah maraknya aksi gantung diri. Warga dihimbau untuk segera melapor ke RT/RW yang selanjutnya diteruskan ke perangkat desa maupun bhabinkamtibmas jika menemukan ada tetangga, sanak saudara yang depresi akibat berbagai persoalan.

“Dari situlah nanti informasi sampai ke Satgas Berani Hidup agar dilakukan pendampingan, dan pencegahan aksi bunuh diri,” pungkasnya.

Diketahui, aksi percobaan bunuh diri terakhir di Gunungkidul terjadi pada Selasa (26/12). Hanya karena persoalan putus cinta, seorang pemuda di Desa Ngawis, Kecamatan Karangmojo, nekad menusuk dadanya dengan pisau dapur. Beruntung percobaan bunuh ini diketahui nenek korban, sehingga nyawa korban berhasil diselamatkan. Red

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

9 jam ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

4 hari ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

4 hari ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

4 hari ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

5 hari ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

1 minggu ago