Gelar 14 Rintisan Desa Budaya, 5 Dinaikkan Peringkat

1411

WONOSARI, SENIN KLIWON – Acara Gelar Potensi Rintisan Desa Budaya Kabupaten Gunungkidul 2018 dilaksanakan di Alun-alun Pemda. Acara dimulai tanggal 17 Oktober sampai 20 Oktober 2018. Dari 14 Rintisan Desa Budaya, 5 di ataranya akan dinaikkan peringkat menjadi Desa Budaya.

Rintisan Desa Budaya tersebut diantaranya:

1.Desa Logandeng Kec Playen menampilkan jathilan, dan ketoprak;

  1. Desa Petir Kecamatan Rongkop menampilkan jathilan dan Ketoprak;
  2. Desa Ngleri Kecamatan Playen menampilkan hadroh dan sandiwara legenda;
  3. Desa Wonosari Kecamatan Wonosari menampilkan reog dan wayang kulit;
  4. Desa Kepek Kecamatan Saptosari mementaskan reog dan sendratari;
  5. Desa Giripurwo Kecamatan Panggang menampilkan seni reog dan dagelan nataram;
  6. Desa Pundungsari Kecamatan Semin menampilkan jelantur dan acara adat supitan;
  7. Desa Sumberwunggu Kecamatan Tepus menampilkan reog dan ketoprak;
  8. Desa Ngepohsari Kecamatan Semanu menampilkan jathilan dan ketoprak;
  9. Desa Nglindur Kecamatan Girisubo jathilan dan k etorak;
  10. Desa Karangduwet Kecamatan Paliyan menampilkan jathilan dan langen carita;
  11. Desa Kemiri Kecamatan Tanjungsari menampilkan jathilan dan sendratari;
  12. Desa Nglangeran Kecamatan Patuk menampilkan jathilan dan jarawitan anak dan
  13. Desa Kedungpoh Kecamatan Nglipar mementaskan reog dan srandul.

Pentas 14 Rintisan Desa Budaya dinilai oleh Tim dari DIY. Lima desa dipilih, untuk dinaikan peringkat menjadi Desa Budaya.

Kepala Dinas Kebudayan Gunungkidul Drs. Agus Kamtono MM menyampaikan, Gelar Potensi Rintasan Desa Budaya menampilkan beberapa bentuk pentas seni budaya.

“Termasuk pentas panggung, karya kerajinan , karya budaya, adat penyembuhan aternatif dan lain-lain,” terangnya, (20/10). (Joko)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.