Gempa Bumi Tektonik M=5,1 Mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Tidak Berpotensi Tsunami

1204

JAKARTA, Kamis Legi – 20 Juli 2017 pukul 11:12:20 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi berkekuatan M=5,1 terjadi dengan koordinat episenter pada 9,25 LS dan 110,42 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 125 km arah selatan Kota Jepitu, Kabupaten Gunung Kidul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada kedalaman 23 km (updated).

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan berpotensi dirasakan di daerah Yogyakarta dalam skala intensitas II SIG-BMKG (II-III MMI), Trenggalek dan Nganjuk I SIG-BMKG (II MMI).

Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Berdasarkan peta tataan tektonik, di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa terdapat zona subduksi. Hal Ini sesuai dengan hasil analisis BMKG yang menunjukkan bahwa gempa bumi di lokasi tersebut dibangkitkan oleh aktivitas subduksi.

Hingga pukul 11:23 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat di sekitar wilayah Yogyakarta dan sekitarnya dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

 

Jakarta, 20 Juli 2017

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG

Drs. MOCH. RIYADI, M.Si.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.