GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan, PHD menyatakan, bahwa tidak ada perintah dalam konstitusi bahwa setiap warga harus menjadi guru. Pernyataan Anies tersebut dikaitkan dengan proyeksi pendidikan di Indonesia abad 21.
“Pendidikan abad 21 butuh tiga komponen mendasar, pertama karakter, kedua kompetensi, ketiga literasi keterbukaan wawasan,” ujar Anies Baswedan dalam video berdurasi 6:15.
Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karakter itu mencakup dua hal, pertama karakter moral dan yang kedua karakter kinerja.
Karakter moral, kata dia iman takwa, rendah hati dan jujur. Karakter kinerja ulet tangguh kerja keras tak mudah menyerah.
Komponen pendidikan mendasar yang kedua adalah kompetensi. Intinya manusia Indonesia abad 21 harus berpikir kritis kreatif komunikatif, dam kolaboratif.
Komponen ketiga yang tidak kalah penting menurut Anies Baswedan adalah literasi. Saat ini kemampuan baca generasi muda lemah, padahal masa depan butuh generasi muda yang lihai membaca kertas kosong yang disodorkan oleh dunia, yang isinya tidak seperti kertas ujian di dalam sekolah.
Oleh sebab itu, para murid perlu dibekali karakter, kompetensi dan literasi. Selanjutnya, tegas dia, biarkan para murid terbang di menjelajahi dunia abad 21. (Bambang Wahyu)
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…