PENYEMBUHAN warga stres ringan logikanya lebih mudah dibanding dengan warga yang stress berat. Jajaran Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial hingga Gunungkidul berusia 191, tidak menyimpan jumlah warga yang stres ringan.
Ada perintah, bahwa setiap manusia diwajibkan membaca dua ayat: pertama ayat yang tertulis, kedua ayat yang tercipta. Tujuannya supaya manusia mendapat petunjuk.
Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Mulia. Yang mengajarkan manusia dengan pena. Dan Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
Orang stres ringan sampai stadium tertentu adalah ayat yang tercipta, bacalah perilakunya, tidak perlu dibaca penyebabnya.
Bergurulah kepada Tuhanmu, supaya diberi petunjuk, karena Dia Maha Murah, Maha Mulia dan Maha Memberi Petunjuk.
Orang yang stres tingkat tinggi yang kemudian disebut ODGJ itu pun merupakan ayat yang tercipta. Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan dia menjadi ODGJ.
Bertanya kepada Sang Pemilik Jiwa lebih tepat. Ini metode pengobatan non medis, baru bertanya kepada dokter karena dokter jiwa memang memiliki keahlian untuk itu.
Orang yang bukan dokter jiwa pun banyak yang memiliki kesanggupan menangani ODGJ, meski banyak pihak yang tidak percaya. Contoh banyak diunggah di kanal YouTube.
Cara penyembuhannya unik, pegang kepala si ODGJ, dicukur gundul, dimandikan, dirawat 3 bulan dibarengi pengobatan medis ODGJ bisa kembali normal.
Bacalah ayat ODGJ bahwa cara makan tidak pernah teratur, bahkan mereka hanya mengais sisa-sisa di tong sampah yang tentu tidak higienis.
Tetapi ODGJ tidak pernah sakit, itu pertanda bahwa ODGJ dibersamai oleh Sang Pemilik Jagat.
Balik ke penanganan orang stres kelas rendah, seharusnya lebih mudah. Tidak perlu ditanya apa sebabnya mereka depresi.
Yang penting orang stres dalam stadium rendah bisa sembuh dan tidak berbuat aneh-aneh. Penyembuhnya tidak harus oleh seorang psikolog.
Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan manusia stres. Ini metode paling baik. Baru kemudian ditindaklanjuti dengan pengobatan secara medis. Keduanya berjalan saling melengkapi, tetapi yang pertama adalah baca itu ayat yang tercipta. Sehebat apapun obat medis kalau tidak diizinkan Allah tidak bakal menyembuhkan orang stres.
Sudah barang tentu stres stadium ringan si penderita tidak perlu digunduli.
Kabupaten Gunungkidul hingga semester pertama 2021 berpenduduk 700 ribu lebih. Data warga stres tidak terdokumentasi dengan baik.
Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial selaku OPD pemangku kepentingan, ketika dikonfirmasi berapa total warga stres, tidak pernah memberi keterangan resmi. (Bambang Wahyu)
SLEMAN - KAMIS LEGI, SEORANG pria tewas akibat tertemper kereta api di jalur KA KM…
YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…
BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…