WONOSARI – RABU KLIWON | Harga gula pasir di sejumlah pasar tradisional di Gunungkidul dalam tiga pekan terakhir mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 19.000 per kilogram (kg).
Berdasarkan pantauan infogunungkidul, di Pasar Argosari, Wonosari, harga gula pasir mengalami kenaikan sekitar Rp 7.500 per kgnya.
Menurut pengakuan pedagang, kenaikan harga komoditas pangan tersebut disebabkan akibat impor gula yang terbatas.
Sebelumnya, pedagang menjual gula seharga Rp 11.000, hingga ke dua pekan berikutnya menjadi Rp. 15.000 namun saat ini harga gula mencapai ini Rp 18.500 bahkan Rp 19.000 per kilogram.
“Sebelum adanya kabar virus corona memang sudah merangkak naik, apalagi kemarin waktu ada kabar merebaknya virus corona malah semakin naik, naiknya harga disebabkan impor yang dibatasi,” kata, seorang pedagang di Pasar Argosari, Eni Setyopalupi, Selasa (24/03/2020) siang.
Meskipun demikian, untuk stok gula di toko miliknya tidak ada kekurangan, sekitar puluhan karung gula masih tersedia ditokonya.
“Harga komoditas yang naik hanyalah gula, kalau lainnya tidak ada kenaikan, malah harga telur mengalami penurunan,” jelas Eni. (Hr)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…