Harga Jagung Anjlok, Petani Harus Kreatif

538

PLAYEN, Senin Wage – Musim tanam 2018/2019 Pemerintah membantu benih jagung hibrida 8,14 ton. Benih tersebut ditanam pada 190 hektare oleh Kelompok Tani Ngudi Makmur Padukuhan Tanjung, Desa Getas, Kecamatan Playen. Masa panen, petani memetik 1.522,66 ton. Ketika harga jagung jatuh, petani harus jeli mengambil peluang.

Baca juga:

Bleberan Panen Jagung Perdana, Petani Berharap Harga Stabil

Suwardi, Ketua Kelompok Tani Ngudi Makmur menghitung, harga jagung saat ini 4000/kg x 1.522,66 ton. Total penghasilan petani 6 milyar 90 juta 640 ribu rupiah.

“Hasil yang cukup fantastis,” katanya (18/02).

Tetapi, Suwardi mencatat, harga jagung di desa Getas mengalami naik turun . Saat ini harga sekitar Rp 4 ribu. Tidak tertutup kemungkinan harga akan anjlok setelah pasca panen.

“Mohon pemerintah menstabilkan harga jagung dengan limit bawah Rp 2 ribu,” pinta Suwardi saat panen raya jagung hibrida, di Desa Getas.

Baca juga:

Irine Suprapto: Batik Gunungkidul Ada Potensi Mendunia

Suwardi berharap, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian tetap memberi bantuan benih jagung dan sarana prasarana demi kemajuan kelompok tani Desa Getas.

Menanggapi permintaan itu, Sumardjo Gatot Irianto,Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian mengatakan, Kementerian telah bernegosiasi dengan BISI agar harga jagung naik Rp. 3.650/kg dari harga jagung kering yang semula hanya Rp. 3.600/kg.

“Ini bukti bahwa kami membela petani,” katanya.

Baca juga:

Gatot Dan Tiwul Diburu Wisatawan, Petani Produsen Menonton Dari Kejauhan

Sumardjo menambahkan, untuk mencegah terjadinya penurunan harga jagung, petani dihimbau agar lebih kreatif dengan cara menjual jagung dalam bentuk produk makanan olahan, tidak hanya dijual untuk pakan ternak.

“Kami juga berikan bantuan pengering jagung, sehingga para petani dapat menyimpan hasil panen, tidak menjual pada saat bersamaan,” kata dia.

Sumrdjo berpesan, agar Pemerintah Daerah terus melakukan pemantauan harga jagung harian. Selain itu perlu adanya bantuan dan dorongan kepada para petani agar mereka bisa lebih maju. Red




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.