Ide Tiwul Gunungkidul Sukses Pada Dialog Pertama

752

WONOSARI-RABU LEGI | Tahun 2021, Bappeda Gunungkidul meluncurkan program bertajuk Talking, Inspiring With University, Live From Gunungkidul (disingkat menjadi Tiwul Gunungkidul).

Program tersebut fokus pada dialog yang mengarah pada penelitian dan pengembangan, bekerjasama dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Lembaga Keuangan Non Pemerintah LSM juga media massa.

Soal obyek Penelitian tidak dijelaskan secara rinci, tetapi tujuan dialog adalah untuk mempercepat pemulihan ekonomi domestik.

Dialog Tiwul Gunungkidul babak pertama diselenggarakan di Warung Simbok, Desa Bandung, Kapanewon Playen 6-4-2021.

“Tema yang dipilih adalah Dari Kampus Untuk Gunungkudul Berdaya,” tulis Kepala Bappeda Gunungkidul Sri Suhartanta, SIP. M.Si di laman resmi Bappeda.

Dia beralasan bahwa dialog serupa itu penting dilakukan karena percepatan pemulihan ekonomi akan terasa ringan lantaran dipikir oleh banyak pihak.

Anton Yudhana dari UAD dalam kesempatan dialog kala itu menyatakan kesiapannya dalam membantu urusan ketrampilan bagi petani muda Gunungkidul.

Sementara Kurniawan Fahmi dari BMT Bina Insani menyanggupi soal pendampingan manajemen usaha, karena lembaga keuangan yang dipimpin tidak hanya menyediakan penguatan modal.

Dialog awal sudah dilakukan. Kali ini warga Gunungkidul menunggu dialog berikutnya karena seperti diketahui bahwa kerjasama itu bisa dilakukan dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang berkantor di Gading, Kapanewon Playen atau dengan Baron Teknopark yang bermarkas di ujung Parang Racuk Kapanewon Saptosari. (Bambang Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.