Jembatan Branjang Hampir Memakan Korban, Dua Pelajar di Gunungkidul Selamat Terseret Arus

203

KARANGMOJO – RABU KLIWON | Jembatan Sungai Branjang Padukuhan Sokoliman, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul hampir memakan korban usai meluap akibat hujan lebat yang terjadi sepanjang malam hingga pagi pada Rabu, (30/11/2022).

Dua pelajar SMK yakni Muhammad Waki Ardian Zulianssah asal Padukuhan Payak, Kalurahan Sumbergiri, Kapanewon Ponjong dan Ari Herlambang asal Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo, terseret arus sungai saat nekat melintasi jembatan dengan berboncengan mengendarai sepeda motor.

Babinsa Kalurahan Bejiharjo, Serda Subiyarta kepada awak media menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB ketika kedua pelajar dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario AB 2571 MW berusaha melintasi jembatan saat aliran air sungai meluap hingga diatas badan jalan.

Meski keduanya sudah diperingatkan oleh warga sekitar agar tidak melintasi jembatan karena arus air cukup deras, namun keduanya tetap nekat melintas hingga akhirnya terseret arus bersama motornya.

Melihat peristiwa tersebut, warga yang ada di lokasi kemudian meminta pertolongan kepada warga lain serta melaporkanya ke Mapolsek Karangmojo dan BPBD Gunungkidul.

“Motornya juga ikut hanyut, sedangkan dua korban terseret hingga 200 meter.” jelas Subiyarta.

Lebih lanjut Subiyarta menyampaikan, beruntung kedua pelajar beserta sepeda motornya berhasil dievakuasi petugas gabungan, relawan bersama warga.

“Korban dalam kondisi selamat, lantaran saat hanyut mereka berhasil berpegangan pohon.” tutup Subiyarta.

(Agus SW)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.