Jenazah di Pantai Watu Kodok Berhasil Diidentifikasi

1820

GUNUNGKIDUL,-Sesosok mayat tanpa kepala yang ditemukan di Pantai Watu Kodok, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, pada pukul 06.00 WIB, Jumat (12/06/2020) pagi tadi akhirnya berhasil diidentifikasi.

Korban diketahui bernama Oktiano Putra Ramadhan (13) warga Sukoharjo, Widoro, Donorejo, Pacitan, Jawa Timur. Diketahui korban laka laut tersebut sebelumnya tengah memancing.

Koordinator SAR Linmas Wilayah II Pantai Baron, Marjono menjelaskan, setelah korban dikirim ke RSUD Wonosari, pihaknya mendapatkan petunjuk dari media sosial, dimana terdapat informasi satu anak hilang diterjang ombak di Pantai Ngiroboyo, Ngadiro, Pacitan.

 

INFO MUSIK & HIBURAN – ELIN: RUKUN BERSATU ATAS NAMA CINTA ITU INDAH

 

Berbekal informasi tersebut, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan SAR wilayah lain dan Basarnas Trenggalek.

“Kami telah mendapat informasi empat hari yang lalu, dua anak diterjang ombak, yang satu sudah ditemukan, tapi yang satunya belum, korban tenggelam seusai diterjang ombak saat tengah memancing,” jelas Marjono, Jumat siang.

Pihaknya kemudian menghubungi keluarga korban untuk didatangkan ke RSUD Wonosari guna keperluan identifikasi. Orang tua korban yakni, Sunarno dan Sunanty, telah memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan putranya yang hilang sejak beberapa hari lalu.

 

INFO SEHAT – TES MASSAL PEDAGANG PASAR

 

Marjono menambahkan, setelah berhasil diidentifikasi, korban langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

“Memang arus laut mengarah ke barat, sehingga korban terbawa arus hingga akhirnya mendarat di Pantai Watukodok, Kabupaten Gunungkidul,” jelas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat tanpa kepala mendarat di Pantai Watu Kodok dan ditemukan oleh seorang pedagang yakni Sakim. Korban berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan terdampar di pasir, pada pukul 06.00 WIB. (Hery)

 

INFO BISNIS – SALAH SATU CARA MENEKAN MODAL USAHA




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.