OPINI

JOKOWI-PRABOWO BERANGKULAN, TIDAK PERLU DITAFSIRKAN MACAM-MACAM

WONOSARI, JUMAT PON – Cabang olahraga (cabor) pencak silat menyumbangkan 14 medali emas, dari 30 perolehan emas sementara, yang diraih Indonesia di Asian Games 2018. Jokowi-Prabowo pun berangkulan. Para politisi papan atas, di Kompas TV, dipandu Rosy Silalahi, menterjemahkan kemesraan kedua tokoh terebut, sesuai selera masing-masing.

Maruarar Sirit (Ara), politisi PDIP berpandangan, Jokowi-Prabowo berangkulan bukan berarti menandakan bahwa mereka berdua hebat.

“Atlet pancak silat itulah yang hebat, sehingga mampu mempersatukan Jokowi-Prabowo” ujar Ara, Kamis malam (30/08).

Fakta tak terbantah, disaksikan jutaan mata, kedua tokoh yang berkontestasi pada 17 April memperebutkan kursi presiden itu memang berangkulan di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Rabu malam, (29/08).

Persoalannya, sebatas berangkulan fisik, atau memang berangkulan karena menyatunya pikiran dan hati, tidak satu orang pun mengetahui, kecuali Jokowi-Prabowo.

Berangkulan, merupakan indikator suasana batin kedua tokoh. Itu menandai bahwa mereka memperoleh cahaya melaui malaikat Jibril atas izin Allah SWT.

Pendukung kedua belah pihak, seyogyanya mengikuti jejak Jokowi-Prabowo. Berhenti saling hujat, kembali ke jalan yang lurus, bukan melaju di jalan yang dimurkai.

Momentum kemenangan para pesilat Indonesia di Asian Games, patut dimaknai sebagai peringatan halus, bahwa Bangsa Indonesia, meminjam idiomatika Bung Karno, bukan bangsa bermental tempe.

Peristiwa Jokowi-Prabowo berangkulan, tidak perlu ditafsirkan macam-macam. Masyarakat Indonesia harus belajar membaca, sesuai perintah,” Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan.” Bambang Wahyu Widayadi

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

46 menit ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

1 hari ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

7 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

7 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

1 minggu ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

1 minggu ago