Categories: WISATA

Kandang Sapi Hadir di Tengah Kota untuk Aksesoris Pariwisata

INFOGUNUNGKIDUL, MINGGU LEGI

WONOSARI, – Perkembangan pariwisata di Gunungikul begitu pesat. Pelaku wisata, terutama pengusaha kuliner mencari terobosan baru, memindah sekaligus mengubah kadang sapi menjadi tempat kongkow-kongkow (tempat nongkrong) wisatawan domestik.

Anggota DPRD DIY, Slamet, S.Pd. MM, mencatat sejumlah rumah makan yang sengaja memindah dan memanfaatkan kandang sapi sebagai elemen aksesoris utama untuk menarik perhatian pengunjung.

Banyak kadang sapi yang dihadirkan di kota Wonosari. Dia menyebut, rumah makan Sego Abang Gunungkidul di ringroad selatan. Bahkan, kata Slamet, hadir pula di Ayam Geprek Master Feddora, di jantung kota Wonosari, timur Bank BPD DIY.

“Ini fenomena wajar apa enggak sih. Sapi pada digusur, sementara kandang mereka diusung di tengah kota,” tanya Slamet, (10/2).

Terkait dengan kandang sapi hadir di tengah kota adalah merupakan gejala atavisme. Karakteristik dunia pertanian yang nyaris dilupakan, ditmpilkan dalam fungsi baru.

Sebagaimana diketahui, petani tidak bisa dilepas dari peradaban bercocok tanam. Salah satu teknologi sederhaha pengolah tanah adalah bajak. Sapi, dalam hal ini berperan sebagai motor utama. Lembu peminum solar (traktor) menggusur peranan ternak piraan petani. Logikanya, sapi dijual, kandang pun kosong.

Pengusaha kuliner mengincar, bahwa kandang kosong merupakan peluang. Kandang sapi bisa dibeli dan dijual kembali, dalam bentuk tempat tongkrongan.

“Pengunjung mengalir, kandang sapi yang berubah menjadi semacam gazebo, awet dan jitu sebagai penarik perhatian pengunjung,” kata Mulyadi, bos Ayam Geprek, Master Fedora. (Bambang Wahyu Widayadi)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

13 jam ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

1 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago