Karena Covid-19 Angka Kemiskinan DIY 2020 Melaju Naik, Pertumbuhan Ekonomi Terjun Bebas

262

TAHUN Anggaran 2020 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD DIY 2017-2022. Tahun awal RPJMD angka kemiskinan DIY sebesar 12,36% target penurunan 5%. Akhir RPJMD 2019, angkanya 11,44%. Di tahun 2020 target angka kemiskinan DIY tinggal sebesar 9,11%.

“Namun rencana tinggal rencana. Seiring wabah pandemi Covid-19, angka kemiskinan DIY justru rebound di atas awal tahun RPJMD menjadi sebesar 12,80%,” kata Arif Setiadi, anggota DPRD DIY, 12-4-2021.

Wakil Ketua Fraksi PAN ini menambahkan, tidak demikian halnya untuk laju pertumbuhan ekonomi. Angka kemiskinan naik signifikan, tetapi laju pertumbuhan ekonomi DIY anjlok bebas, dari pertumbuhan ekonomi sebesar 6,6% pada tahun 2019 menjadi minus 2,69% pada tahun 2020.

“Naiknya angka kemiskinan dan minusnya pertumbuhan ekonomi di DIY menggambarkan betapa destruktifnya pandemi Covid-19. Tentu ini menjadi keprihatinan kita bersama. Pemda harus gumregah dan meningkatkan kerja cerdas dan kerja keras menghadapi persoalan tersebut,” tandas anggota DPRD DIY yang tinggal di Kedungpoh, Nglipar ini.

Lebih dari itu, imbuh Arif Setiadi, yang harus diperhatikan betul oleh Eksekutif adalah selain persoalan naiknya angka kemiskinan dan minusnya pertumbuhan ekonomi di DIY, adanya persoalan kembar yaitu Tingkat Pengangguran Terbuka yang semakin tinggi. Angkanya melonjak dari 3,18% di tahun 2019 menjadi 4,57% di tahun 2020.

Naiknya angka kemiskinan menjadi sangat serius ketika dilihat rata-rata pengeluaran penduduk miskin semakin jauh dari garis kemiskinan. Ini artinya bahwa Indeks Kedalaman Kemiskinan meningkat dari sebesar 1,545 di tahun 2019 menjadi 1,939 di tahun 2020. Meningkatnya Indeks Keparahan Kemiskinan pun naik dari 0,384 di tahun 2019 menjadi 0,499 di tahun 2020.

“Pemerintah Daerah harus merumusksn strategi dan prioritas program yang tepat, dan mujarab agar cepat bangkit dari situasi berat ini,” demikian saran Arif Setiadi.

Harapan besarnya wabah pandemi Covid-19 segera berakhir. (Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.