Kelompok Tani Gunungkidul Terima Ratusan Unit Mesin Pertanian

1481

WONOSARI-JUMAT LEGI | Kepala Dinas Pertanian Pangan Gunungkidul, Ir. Bambang Wisnu Broto menyatakan, agar petani Kabupaten Gunungkidul maju, mandiri, dan modern maka perlu dibantu berbagai alat mesin pertanian.

“Tahun anggaran 2021 lewat APBD, Kelompok Tani dibantu 140 unit tractor roda dua merek Impala dan 75 unit kultivator. Di samping itu dari APBN Kementerian Pertanian RI diserahkan 8 traktor roda dua Impala dan 10 pompa air,” ujar Bambang Wisnu Broto, di depan Bupati Sunaryanta dan Ketua DPRD, Endah Subekti Kuntariningsih, dalam acara penyerahan alsintan secara simbolis, 12-8-2021.

Satu tractor roda dua menurut Kadinas Pertanian Pangan bisa melayani 20 hingg 30 ha lahan pertanian.

Traktor yang dimaksud diberikan kepada Kelompok Tani yang berperan sebagai UPJA (usaha pelayanan jasa alsintan) di seluruh Gunungkidul. Dan yang menerima adalah poktan aktif yang teregister di Dinas Pertanian.

“Sementara mesin Kultivator untuk memudahkan pembuatan bedengan atau guludan diserahkan kepada Poktan yang mengembangkan komoditas hortikultura seperti cabe atau bawang merah,” imbuh Bambang Wisnu.

Karena masih PPKM, hanya diserahkan secara simbolis 14 unit tractor roda dua dari APBD, serta 1 unit tractor roda dua dan 1 unit pompa air dari APBN Kementerian Pertanian.

Dalam kesempatan itu Bupati Gunungkidul H Sunaryanta didaulat menyerahkan simbolis 1 unit tractor roda dua untuk poktan Sido Makmur, Walik Angin, Ngestirejo, Tanjungsari.

Ketua DPRD Endah Subekti Kuntariningsih, SE menyerahkan 1 unit tractor roda dua untuk poktan bangun Desa, Asemlulang, Sidorejo, Ponjong.

Berikutnya Ir.Sugeng Purwanto, MMA. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY menyerahkan satu unit pompa air untuk poktan Marsudi Tani, Ngalang, Gedangsari.

Ir.Sugeng Purwanto dalam arahannya menyatakan agar bantuan pemerintah pusat maupun dari APBD dipergunakan sebaik baiknya untuk peningkatan produksi pertanian.

Bupati Gunungkidul H Sunaryanta dan Ketua DPRD mengapresiasi yang telah memikirkan kebutuhan para petani dengan mengalokasikan alat mesin pertanian.

Bupati berpesan agar tractor yang dibantukan benar benar dipergunakan untuk kegiatan pertanian tidak disalahgunakan untuk yang lain. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.