Kemampuan Berbahasa Jawa Kaum Milenial Melemah

1966

Usai memaparkan teori, di Rumah Makan Numani, Karangrejek, kepada awak media Sakiya menyatakan, pangkal permasalahan melemahnya kemampuan berbahasa Jawa adalah minimnya jam pelajaran di sekolah.

“Terutama Sekolah Dasar, hanya dua jam perminggu,” ujar Sakiya (4/9/19).

VIDEO TERBARU:

Dia melihat, kemampuan penggunaan bahasa Jawa di kalangan anak muda, sangat memprihatikan. Bahasa ibu mereka, kata Sakiya,  bukan lagi bahasa Jawa tetapi bahasa Indonesia.

Guna mengimbang ciri khas DIY, pegambil kebijakan harus ada keberanian mengubah regulasi, agar bahasa Jawa memperoleh porsi jam yang memadai.

Menurutnya, demi pelestarian bahasa Jawa, tidak ada kata terlambat.

Sementara itu, Marsudi, Plt Kasi Kesos, Kecamatan Gedangsari, salah satu peserta pelatihan mengaku, bahwa berbicara dalam bahasa Jawa memang tidak mudah.

Dia menyatakan kemampuan berbahasa Jawa rata-rata orang Jawa nyaris hilang. Itu sejak kapan, Marsudi tidak bersedia memastikan. (Panji Kusmin)




One thought on “Kemampuan Berbahasa Jawa Kaum Milenial Melemah

  1. Mas Redmi

    Pembelajaran Bhs Jawa di SD yg asal asalan ditamvah lagi guru yg mengajar bahasa Jawa di SD tidak ada yg dari prodi Bahasa Jawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.