Kemarau Panjang 2019, LBH Wonosari Dropping Air di Beberapa Wilayah

101

NGLIPAR – Kamis Pahing | Kemarau panjang yang terjadi tahun 2019 ini, membawa dampak luas di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Beberapa wilayah mengalami krisis air salah satunya yakni Padukuhan Mengger, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar.

VIDEO TERKAIT :

Hal tersebut, menjadi keperihatinan tersendiri bagi masyarakat maupun pemerintah. Beberapa instansi, lembaga hingga pihak swasta terus mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak.

Sri Mulyani, salah satu tokoh Lembaga Bantuan Hukum Wonosari mengatakan, pihaknya telah melakukan bakti sosial dropping air bersih ke beberapa wilayah di Kabupaten Gunungkidul.

“Kami melakukan bakti sosial berupa penyaluran air bersih ke Padukuhan Mengger. Selanjutnya akan kami lakukan dropping air bersih secara bertahap,” katanya, Rabu (27/11).

Selain itu, di Kecamatan Panggang, LBH Wonosari melakukan Baksos ke pondok pesantren dan SLB dengan membagikan sejumlah paket sembako.

Sementara itu, Ketua Pusat Studi Gunungkidul (PSG) Budi Utomo mengatakan, lembaga yang Ia jalani saat ini memang bergerak untuk membantu masyarakat Gunungkidul.

Budi Utomo mengungkapkan, Ia sangat perihatin dengan bencana kekeringan yang melanda Gunungkidul.

“Bulan November ini, petani Gunungkidul seharusnya sudah mulai masa bertani, seharusnya saat ini tanaman sudah terlihat subur, airpun tidak kekurangan, namun kenyataannya Gunungkidul masih kekeringan,” ujarnya.

Budi mengatakan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat. Kedepan PSG sudah menyusun  beberapa rencana untuk pemasangan sumur bor. (hr/red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.