PEMERINTAHAN

Kendala Kartu Tani, E-RDKK ini Menjadi Solusi

WONOSARI-MINGGU LEGI | Mulai dari kurangnya memahami penggunaan, hingga fisik kartu yang hilang menjadi kendal petani di Kabupaten Gunungkidul kesulitan dalam memanfaatkan Kartu Tani.

Merespon hal tersebut, Kabid Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul Raharjo Yuwono menyatakan, bahwa Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK) menjadi solusi bagi kendala.

Sehingga, Yuwono berharap, bagi petani yang membutuhkan jatah pupuk bersubsidi, mereka tetap bisa mendapakanya, asal tealah tercatat dalam E-RDKK 2020.

“Lewat E-RDKK, tiap Kelompok Tani (Poktan) tetap bisa mengajukan permohonan kebutuhan pupuk subsidi,” jelas Raharjo, pada Sabtu (31/10/2020).

Hal ini, menurutnya, juga berlaku bagi mereka yang belum memiliki Kartu Tani.

Dikatakannya lebih lanjut, E-RDKK sendiri dibuat berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) anggota tiap Poktan serta luas kepemilikan lahan. Tujuannya agar kuota pupuk subsidi dapat disesuaikan dengan luasan lahan.

“Sesuai E-RDKK, saat ini ada sekitar 129 ribuan Kartu Tani, seluruhnya sudah aktif dan dapat digunakan,” ungkap Raharjo.

Pihaknya mengklaim, bahawa hanya sebagian kecil petani di Gunungkidul yang mengalami kesulitan dalam penggunaan Kartu Tani.

Begitu juga dengan mereka yang fisik Kartu Taninya hilang. Bagi mereka, Raharjo mengatakan proses verifikasi saat ini sudah dan masih terus dilakukan. Proses ini dilakukan oleh Balai Pelatihan Pertanian (BPP) dan bank penyedia layanan Kartu Tani.

“Mereka yang masih kesulitan tetap mendapat pendampingan dari Pertanian Penyuluh Pertanian (PPL) dan pegawai DPP,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala DPP Kabupaten Gunungkidul Bambang Wisnu Broto menyampaikan, bahwa ada 5 jenis pupuk subsidi yang disiapkan antara lain, Urea, NPK, SP-36, ZA, dan organik.

Berdasarkan data yang dimiliki, tiap jenis pupuk subsidi tersebut sudah ditebus sebagian oleh para petani. Penyediaan pupuk subsidi ini juga terkait dengan musim tanam pertama 2020/2021.

“Mengingat kuotanya sudah ditambah pemerintah pusat, kami pastikan pupuk subsidi mencukupi hingga akhir tahun,” kata Bambang. (Hery)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

6 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago