PEMERINTAHAN

Kepala BKPPD Gunungkidul Bilang Jumlah Tenaga Honorer Tidak Banyak

WONOSARI-SABTU LEGI | Pegawai kategori honorer oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, tahun 2023 akan dihapus.

Honorer yang belum diangkat PNS karena faktor usia nasibnya tidak jelas. Iskandar, Kepala BKPPD Gunungkidul menjelaskan meski tidak secara angka rinci

Tentang kepegawaian, di Indonesia berlaku tiga kategori: PNS, Honorer dan THL. Supaya sejalan dengan UU ASN, maka tenaga honorer bakal dihapus.

Dihimpun dari berbagai sumber, Pemkab Gunungkidul sejak 2026 sudah tidak ada tenaga honorer.

“Kalaupun ada, merupakan tenaga honor lama yang tidak bisa diangkat menjadi PNS karena suatu hal,” kata Eddy Praptono, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, 4-6-2022.

Menurutnya memang harus ada ketegasan seperti dalam UU ASN Pegawai pemerintah itu hanya ASN. Sementara ASN terdiri dari PNS dan P3K, tidak perlu ada tenaga honorer.

Soal tenaga honorer yang belum diangkat menjadi PNS sampai dengan tahun 2023 mau diapakan, menurutnya itu ranah BKPPD.

Iskandar, SIP, MPA. Kepala BKPPD dihubungi terpisah, untuk menjelaskan nasib tenaga honorer barangkali masih ada, menyatakan, sesuai surat dari Menpan RB tanggal 31Mei 2022, tenaga honorer yang tidak dapat diangkat menjadi PNS karena faktor usia dapat diangkat menjadi PPPK apabila memenuhi syarat.

“Untuk pengadaan PPPK tahun 2020 telah diatur Permenpan RB No. 20 Tahun 2020,” terang Iskandar, tanpa menyebutkan syarat secara rinci.

Berdasarkan data, kalau yang dimaksudkan honorer sebagaimana PP 48 Tahun 2005, tidak banyak karena sebagian sudah menjadi PNS atau diangkat PPPK tahun lalu.

“Data teknis kami pastikan setelah validasi data dengan Dinas Pendidikan,” imbuhnya.

Sementara sampai akhir Mei 2022 ASN 8.547 terdiri CPNS/PNS : 7.554 dan 993 PPPK. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Prof Sony Warsono Resmi jadi Guru Besar UGM

YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…

5 hari ago

Rektor UGM Buka Rangkaian PIONIR, Sambut 11.099 Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…

1 minggu ago

Momentum HUT RI ke-81, SD Muhammadiyah Mulusan II Unjuk Kemajuan

GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…

1 minggu ago

Seorang Kakek asal Gunungkidul Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul,  DIY tewas…

1 minggu ago

Ratusan Kakak Asuh Maba UPN Veteran Yogya Jalani Pelatihan Bela Negara di AAU

YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…

1 minggu ago

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

2 minggu ago