Keunikan Gedung Terbalik Itu Mulai Dialihfungsikan

312

PATUK – Kamis Legi | Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul membangun gedung secara terbalik. Papan nama menghadap ke jalan nasional, tetapi pintu masuk membelakanginya. Pemanfaatan gedung tersebut sekarang dialihfungsikan. Pengamat menilai, pembangunan gedung terbalik itu secara tidak sengaja memiliki keunikan tersendiri.

Gedung Pusat Informasi Pariwisata (PIP)  atau Tourism Information Centre (TIC) yang dibangun di bekas  kantor Kecamatan Patuk Gunungkidul, sejak 1 Desember 2019 berubah kegunaan. Semula dirancang sebagai gedung PIP sekarang diubah menjadi Pusat Informasi Geologi (PIG).

 

DOLANAN DAN JAJAN PASAR ALAS BUNDER

 

Purnomo Sumardamto, S.Hut, MA, M.Eng. Kasi Promosi dan Informasi Wisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul menyatakan hal di atas dalam kesempatan jumpa pers di Pawon Purba, (11/12/19).

Mulai tanggal 1 Desember 2019, setiap hari GIG dijaga oleh satu tenaga harian lepas dari dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul.

Purnomo Sumardamto, menjelaskan, perubahan fungsi itu terjadi karena Dinas Pariwisata memperoleh bantuan alat dari pusat geologi Jakarta.

Kasi Promosi dan Informasi Wisata Dispar Gunungkidul atas nama Kepala Dinas lebih rinci memaparkan, bahwa GIG adalah satu paket dengan monumen batu Geopark di Ngingrong.

Petugas GIG di Kecamatan Patuk akan menunjukkan cara beroperasinya alat-alat super canggih. Dengan sekali sentuh pengunjung bisa melihat peta geologi Kabupaten Gunungkidul bahkan Indonesia.

Diminta komentarnya warga Patuk, Joko Priyatmo (Jepe) menyatakan, bahwa Dinas Pariwisata tergolong mujur, karena tertolong oleh desain bangunan yang secara tidak sengaja membelakangi jalan nasional.

“Posisi terbalik itu menurut saya menjadi unik, ini patut  dipertahankan. Yang perlu diperbaiki adalah papan nama yang menghadap jalan saja,” kata Jepe. (Bambang Wahyu Widayadi)

TUJUH BUMN BERHASIL BANGUN SUMUR BOR DI GEDANGSARI




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.