Artinya banyak orang pintar yang berfikir kapitalistik, sementara tidak sedikit orang yang berfikir komunistis. Mengutip pernyataan Cak Nun, cara berfikirnya komunis, tetapi sepak terjangnya kapitalis.
Untuk keluar dari dua ketiak tersebut seluruh elemen bangsa, atau seluruh kaum harus berjibaku (hijrah) bersama. Jangan disalahartikan, berjibaku artinya kembali kepada fitroh bangsa maritim dan dan bangsa agraris.
VIDEO TERBARU :
Saya tidak berarti menolak industrialisasi, tidak. Saya tidak membenci industrialisasi seperti pernah dilakukan Mahatma Gandi di India.
Saya taat pada perintah, jangan kamu membenci sesuatu, pada hal yang kamu benci itu ada kebaikan di dalamnya, cuma kamu saja yang tidak mengerti.
Kembali kepada perubahan nasib, tiba waktunya bangsa ini mengawal generasi yang memiliki akal budi dan pikiran.
Saya melihat, setiap zaman ada masalah, setiap generasi menghadapi kesulitan. Sesulit apapun pasti bisa diselesaikan, karena jalan keluar itu lahirnya bersama kesulitan itu sendiri. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - RABU KLIWON, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., mengapresiasi kinerja UPK Satu…
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Naniek mundur dari…
GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…
SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…
GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…