Masa Pandemi, Pelaku UMKM Diminta Andalkan Medsos untuk Bertahan

142

WONOSARI-RABU LEGI | Pelaku UMKM di Kabupaten Gunungkidul terpukul oleh Pandemi COVID-19, ditambah dengan kebijakan PTKM yang berjalan sejak awal 2021 ini. Namun, mereka diupayakan agar tetap bertahan dalam situasi serba sulit.

Plt Kabid UMKM, Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop) Gunungkidul, Esti Rukmi Pratiwi mengatakan bahwa, pihaknya menyarankan pelaku UMKM untuk mengandalkan media sosial (medsos). Pada saat pandemi seperti ini, pemanfaatan medsos untuk pemasaran terbilang lebih efektif.

“Dinkop sendiri sudah melakukan pelatihan pada pelaku UMKM mengenai pemasaran lewat medsos ini, dan medsos lebih dimanfaatkan lagi,” katanya, Rabu (24/02/2021) siang.

Terlepas dari itu, Dinkop Gunungkidul rutin menginformasikan berbagai program bantuan yang bisa diakses pelaku UMKM. Adapun program tersebut berasal dari pemerintah pusat.

“Kami informasikan secara daring, Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). Bentuknya tunai,” jelas Esti.

Menurutnya, seharusnya ada pelatihan rutin yang digelar demi meningkatkan kompetensi pelaku UMKM. Namun situasi pandemi ditambah kebijakan PTKM membuat kegiatan praktis berhenti sementara. Esti juga mengungkapkan, saat pelatihan kontak antar peserta tak bisa dihindarkan. Mengingat terdapat praktek langsung dan bisa berjalan hingga 3 hari.

“Kami harap pelatihan bisa segera dilakukan kembali begitu situasinya memungkinkan,” pungkasnya. (Heri)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.