WONOSARI, Kamis Legi-Rumah aspirasi Titiek Soeharto – Slamet S.Pd. MM berinisatif membantu kelancaran pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA). Ratusan berkas diserahkan ke Dinas Dukcapil Gunungkidul untuk diproses. Diharapkan pemegang KIA memperoleh nilai tambah yang benar-benar riil.
Berkas permohonan cetak KIA 200 anak, kemarin saya serahkan kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gunungkidul,” ujar Slamet.
Dia berharap, KIA yang mulai diterbitkan oleh Kabupaten Gunungkidul bersama Kabupaten/ Kota di Indonesia memiliki nilai keamanan dan kenyamanan anak-anak.
Pemerintah daerah perlu memaksimalkan monitoring dan evaluasi agar diketahui pentingnya KIA. Kartu tersebut juga harus memiliki nilai plus, bahkan diharapkan dapat mengisi kekurangan dari akta kelahiran.
Pemda Gunungkidul bisa membuat terobosan, agar anak merasa bangga karena mempunyai KIA.
“Misalnya ada diskon khusus, saat pemegang KIA masuk obyek wisata,” ujarnya.
Menurut Slamet terlalu sayang jika KIA tak bermanfaat. Disamping KIA pemerintah daerah harus tetap memaksimalkan akta kelahiran karena masih banyak anak yang belum memiliki. Akta merupakan suatu hak dasar anak, hak identitas dan keberlanjutan kehidupan sosial anak. Redaksi
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…