OPINI

MEMBEDAH RIBUT-RIBUT SOAL BANTUAN KEUANGAN KHUSUS UNTUK DESA

GUNUNGKIDUL – Selasa Kliwon | Tahun 2018, sebagian Desa di Gunungkidul sedianya dikucuri Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp 19 milyard. Rencana itu diurungkan karena alasan politik, bahwa  ada kecenderungan diboncengi  kepentingan Pileg dan Pilpres 17 April 2019.

Belakangan, tahun 2019, setelah Pileg dan Pilpres berlalu, BKK itu pun dicairkan, tetapi kemudian menyisakan persoalan yang kurang lebih mirip, karena salah pemahaman dalam hal prosesi politik anggaran.

 

 

Meminjam istilah Menteri Keuangan Sri Mulyani, BKK itu sesungguhnya bukan uang pemerintah, tetapi uang rakyat.

Di depan CPNS Kementerian Keuangan (20/12/19)  Sri Mulyani menyatakan, bahwa uang negara adalah uang rakyat. Pernyataan Menkeu Sri Mul ada  di https://economy.okezone.com/read/2017/12/20/20/1833358/sri-mulyani-uang-negara-adalah-uang-rakyat.

BKK, berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2018 adalah bantuan yang diberikan kepada Desa berupa uang.

“…. bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah, yang peruntukan dan pengelolaanya ditetapkan oleh pemerintah daerah,” tulis Pasal 1, Ayat 1 Perbup 22 tahun 2018.

Secara yuridis formal Anggaran BKK itu adalah produk politik, eksekutif (Bupati) bersama DPRD (Ketua Dewan) bersama-sama menandatangani Perda APBD. Secara legal formal kucuran BKK adalah syah.

Yang menarik untuk dicermati adalah prosedur atau cara meraih BKK. Dalam Perbup yang sama dinyatakan, bahwa desa mesti mengajukan proposal ke Bupati melalui Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) pengampu.

Page: 1 2

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Larang Seluruh Personel Gunakan Vape

YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…

21 jam ago

Truk Hino Terguling di Tikungan Bokong Semar, Sopir Luka Memar

BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…

2 hari ago

Kapolresta Sleman Bantah Bagi-bagi Uang Rp50 Ribu dalam Bazar di Maguwoharjo

SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…

4 hari ago

Ribuan Mahasiswa UGM Wisuda Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027

YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…

4 hari ago

Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…

5 hari ago

Ratusan Mahasiswa UNY Ikuti Wisuda Periode Oktober 2026

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, SEBANYAK 876 mahasiswa Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti wisuda lulusan program Doktor,…

5 hari ago