Memiliki Gejala Mirip Corona, Satu Warga Gunungkidul Dikarantina

8556

WONOSARI – MINGGU KLIWON | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari mengkarantina satu warga Gunungkidul, lantaran memiliki gejala mirip penyakit Covid-19 atau Corona. Pasien tersebut sebelumnya memiliki riwayat perjalanan luar negeri.

dr. Paulus Wisnu Kuncoro Murti, Dokter Spesialis Paru, yang menangani pasien tersebut, menjelaskan, pasien datang pada hari minggu lalu dengan gejala mirip Corona. Pasien dengan jenis kelamin laki-laki tersebut memiliki gejala penyakit seperti demam tinggi, batuk, pusing serta memiliki riwayat perjalanan ke Arab Saudi pada akhir Februari hingga awal Maret lalu.

“Usai dilakukan pemeriksaan kondisi pasien semakin membaik sehingga dilakukan pengkarantinaan rumah selama 2 minggu kedepan,” katanya Sabtu (14/03/2020).

Ia mengatakan, selama dikarantina pasien akan mendapatkan perawatan dari petugas medis yang kompeten. Petugas juga akan memantau kondisi pasien secara terus menerus.

“Pengkarantinaan di rumah dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta mencegah warga lain terkena Covid-19,”jelasnya.

Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Gunungkidul, sejauh ini menemukan adanya tiga orang sakit dalam pemantauan lantaran memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit Covid-19.

Ketiga pasien ini diketahui melakukan perjalanan ke Arab Saudi, Jepang dan juga Malaysia. Ketiga pasien tersebut, satu ditangani oleh pihak RSUD Wonosari dan mendapatkan karantina rumah serta dua lainnya yang kini mendapatkan penanganan dari petugas medis untuk memantau perkembangan kondisinya.

Puluhan dokter yang ada di Gunungkidul juga dikumpulkan untuk mendapatkan sosialisasi terkait Covid-19. Sosialisasi bertujuan agar para dokter lebih waspada mengingat kasus Covid 19 sudah sampai Jawa Tengah. (hr)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.