GIRISUBO, Selasa Legi | Oknum Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Padukuhan Ngepoh, Desa Nglindur, Kecamatan Girisubo diduga melanggar aturan. Acara sosialisasi pencoblosan ditengarai ditumpangi pesan mencoblos paslon dan caleg tertentu. Diingatkan tidak berhenti malah menantang untuk dilaporkan ke Panwaslu.
Surami (istri Dukuh Ngepoh), salah satu anggota KPPS mengumpulkan anggota PKK di Balai Dusun Ngepoh, Desa Nglindur, Kecamatan, Girisubo, Sabtu 13/04/2019.
Maksud pengumpulan adalah sosialisasi pemilu tentang cara pencoblosan yang benar. Dalam proses sosialisasi terendus bau kampanye, mengajak anggota PKK mencoblos caleg dan capres nomor urut tertentu dengan membagikan stiker.
“Besok kalau ke TPS coblos DPR RI nomor 1 PKB, Presidennya Jokowi. Ini (stiker caleg) jangan lupa dibawa,” ujar Suji warga setempat menirukan ajakan Surami, (16/04).
Baca juga:






