Meninggal Tak Wajar Terjadi di Gunungkidul

1948

WONOSARI-JUMAT WAGE | Dua jenazah ditemukan, satu gantung diri, satu membusuk di rumah.

Kamis, Agustus 2021 hari kelima pukul 05.30 WIB Polsek Tanjungsari menerima laporan kejadian gantung diri atas nama Tugiran (53). Iptu Suryanto, Kabag Humas Gunungkidul mengatakan TKP di
Padukuhan Sumuran, Rt.02/Rw.03, Kemadang, Tanjungsari.

“Tiga saksi, Sumiyati (42) istri korban, Yulianti (27) anak korban, serta Subardi (38) tetangga korban telah diminta keterangan oleh pihak Kepolisian,” terang Iptu Suryanto 6-8-2021.

Pukul 05:30 WIB, Sumiyati mencari suaminya, karena tidak biasanya pagi buta keluar dia keluar rumah.

Tidak jauh dari rumah hanya berjarak 50 meter, Sumiyati menemukan SD suaminya dalam posisi gantung diri di pohon akasia.

Sementara itu Yulianti menuturkan bapaknya mengenakan kaos oblong lengan pendek warna hitam, celana panjang kain katun warna abu-abu, menggantung dengan tali tampar plastik warna biru.

Ibu dan anak meminta tolong tetangga untuk mengurus jenazah dan melapor ke Polsek Tanjungsari.

Dari hasil olah TKP diketahui, kedua mata korban terpejam, lidah tidak menjulur, mulut terkatup, hidung tidak mengeluarkan ingus, kedua telapak tangan mengepal, kemaluan ada cairan/mani, tetapi dubur tidak ada kotoran. Di tubuh korban tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan.

Pada hari dan tanggal yang sama Polsek Girisubo melaporkan seorang wanita lansia atas nama Tukinem (65) meninggal dunia di dalam rumah, tidak diketahui oleh warga setempat.

Warga Tlasih, Karangawen Girisubo itu ditemukan telentang di ruang tengah oleh adiknya yang bermaksud menjenguk karena Tukinem hidup sebatang kara.

“Diperkirakan Tukinem meninggal dua hari sebelum ditemukan, karena tubuhnya telah membengkak. Pengurusan jenazah diserahkan kepada Tim SAR,” terang Iptu Suryanto. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.