Categories: PEMERINTAHAN

Menteri Pariwisata Mengakui, Pariwisata Gunungkidul Memang Moncer

WONOSARI, SELASA PAHING – Masyarakat Gunungkidul mulai dari pelajar, guru, perwakilan organisasi, pokdarwis, hingga jajaran pemkab memadati Gedung Serba Guna Siyono, Selasa, (31/07). Dipandu penyanyi kondang Didi Kempot, mereka berdialog intens dengan Menteri Pariwisata, Dr.Ir Arief Yahya, M.Sc.

Menteri Pariwisata Yahya mengatakan, untuk mengejar pertumbuhan ekonomi, Indonesia harus bergerak cepat.

“Soal pariwisata, saat ini ndonesia tumbuh tiga kali lipat dibandingkan dengan dunia. Pariwisata Indonesia tumbuh 22 persen,” ujar Arif.

Dia Berjanji mendorog keberlangsungan dan kemajuan bidang pariwisata pada tiap daerah potensial, termasuk Gunungkidul.

Meteri Pariwisata mencatat pantai selatan Gunungkidul porak poranda diterjang gelombang tinggi. Bangunan rusak, kerugian miliaran rupiah. Menanggapi hal itu, Menpar menjanjikan perbaikan.

“Dengan segala upaya kami akan memberikan bantuan untuk proses penataan ulang. Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata DIY harus mengajukan proposal,” pinta Arief Yahya.

Menurutnya, destinasi utama Gunungkidul adalah pantai. Oleh sebap itu penataan daerah wisata khususnya di pinggiran pantai harus segera dilakukan.

Sayangnya, lanjut Menpar, Gunungkidul saat ini belum memiliki masterplan penataan wisata pantai.

“Saya berharap masyarakat, pelaku wisata dan pemerintah sadar dengan kondisi yang ada,” pintanya.

Keselamatan dan kenyamanan harus dipertimbangkan untuk memperbaiki perekonomian. Masyarakat harus sadar, pinggiran pantai tidak boleh didirikan bangunan.

Meteri mengakui, wisata Gunungkidul memang benar-benar moncer. Para wisatawan mulai mengenal obyek wisata di Gunungkidul. Jumlah pengunjung, jauh lebih banyak daripada Pacitan. (Jk/ig)

infogunungkidul

Recent Posts

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 hari ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

3 hari ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

1 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

1 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

2 minggu ago

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…

2 minggu ago