Menunggu Dibukanya Kembali Seluruh Destinasi Wisata Yang Dikelola Pemda Gunungkidul

1196

WONOSARI-SABTU PAHING | Tentang kemungkinan segera dibukanya kembali destinasi wisata di masa PPKM, seperti yang diharapkan Bupati Sunaryanta, Plt Kepala Dinas Pariwisata Gunungkudul, melalui A Harry Sukmono selaku Sekretaris Dinas, menjelaskan bahwa sejumlah persyaratan sedang dipersiapkan.

Pembenahan infrastruktur untuk menyongsong pembukaan destinasi wisata yang masih terkurung oleh PPKM mulai dihitung dan depersiapkan secara cermat.

“Pertama, kami mintakan barcode aplikasi peduli lindungi ke kementerian kesehatan untuk destinasi wisata yang akan dibuka kembali,” kata A. Harry Sukmono, lewat aplikasi WhatsApp, Sabtu siang, 18-9-2021.

Yang kedua, dia mendorong pelaku wisata di Gunungkidul untuk memdapatkan batcode serta mendapatkan sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Ditanya ihwal pemberian barcode dan sertifikat apa otomatis menjamin destinasi wisata tidak akan menjadi bagian dari sarang Covid-19 atau menjadi klaster, Sekretaris Dinas Pariwisata berkelit normatif.

“Dua hal itu kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, ” kata dia.

Alasan yang dikemukakan kebijakan tersebut dia anggap merupakan bagian dari cara mengendalikan penyebaran virus Covid-19.

Secara umum Harry Sukmono memaparkan bahwa seluruh titik destinasi yang dikelola Pemda disiapkan agar memenuhi persyaratan tersebut supaya segera bisa dikunjungi kembali.

Dia mengecualikan tidak termasuk yang langsung dikelola swasta dan masyarakat.

“Misalnya Ngingrong dan Watu Payung,” tegasnya.

Masyarakat, baik pengelola wisata maupun calon pengunjung menantikan kapan destinasi wisata Gunungkidul kembali dibuka.

Ditanya bulan berapa destinasi dibuka, Antonius Harry Sukmono menjawab sederhana,” Saya belum tahu.” (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.