Rapid Test di Gunungkidul Termahal di Indonesia?

1690

WONOSARI-MINGGU PON | Politisi Gerindra sekaligus anggota DPRD DIY Purwanto, ST menyesalkan dan mengkritisi mahalnya biaya Rapid Test Antigen di Kabupaten Gunungkidul.

“Secara personal saya tidak mempermasalahkan uang Rp 200.000,00 sekali test, tetapi bagi warga kurang mampu, padahal sangat memerlukan, uang sebesar itu terlalu memberatkan,” ujar Purwanto, ST, via aplikasi WhatsApp, Minggu pagi 19-2021.

Dia membandingkan biaya di Yogyakarta Rp 85 ribu, di Bali Rp 75 ribu, di Jawa Timur Rp 70 ribu, bahkan di Jakarta hanya Rp 85 ribu.

“Alat maupun materi yang digunakan sama, mengapa di Gunungkidul Rp 200 ribu. Bisa jadi ini termahal di Indonesia, sementara angka kemiskinan tertinggi,” sesalnya.

Purwanto berharap biaya itu segera diturunkan disesuaikan dengan daerah lain, agar minat test rapid masyarakat tinggi, dan beban masyarakat tidak berat.

Persoalannya, terang Purwanto, test rapid antigen merupakan persyaratan perjalanan guna mencegah penularan Covid-19.

Yang punya kewenangan menurunkan biaya tersebut adalah Bupati. Purwanto berargumen, bahwa dasar penentuan besaran biaya adalah Peraturan Bupati yang berpayung pada Peraturan Menteri. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.