Merasa Jagoan Jalanan, Tiga Pemuda Disikat Polisi

163

WONOSARI-SENIN KLIWON | Menjadi jagoan jalanan, tiga pemuda warga Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul akhirnya berhasil disikat jajaran Unit Resmob Sat Reskrim Polres Gunungkidul.

Tanpa sebab, tiga pelaku melukai korban secara sadis dengan cara mengibaskan gear motor yang diikat dengan sarung.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha menjelaskan, peristiwa kejahatan jalanan tersebut terjadi pada Rabu, 01 Juni 2022 lalu.

Saat itu, korban AK (16) pelajar asal Padukuhan Gedad, Kalurahan Banyusoco, Kapanewon Playen, pulang berboncengan dengan 1 (satu) orang temannya seusai menonton pertandingan bola volly di Lapangan Menggoran, Playen.

Saat itu korban didahului sepeda motor. Tak berselang lama korban melihat pelaku putar balik.

Tanpa sebab pelaku langsung mengibaskan gear yang sebelumnya telah diikat menggunakan sarung hingga mengenai tubuh korban bagian dada kiri.

“Setelah mendapat laporan pada hari Sabtu tanggal 4 Juni 2022 Unit Resmob Sat Reskrim Polres Gunungkidul memperoleh informasi identitas yang diduga pelaku berjumlah 3 orang, namun keberadaan masing-masing terduga pelaku sudah tidak berada di rumah,” jelas Kapolres, Senin (13/06/22).

Penyelidikan berlanjut hingga petugas mendapatkan informasi keberadaan terduga. Dua diantaranya diketahui bersembunyi di wilayah Mlati, Kabupaten Sleman.

“Kedua terduga pelaku dapat kita amankan. Berdasar keterangan kedua pelaku saat diintrogasi, mendapat informasi bahwa satu pelaku telah kembali pulang kerumahnya dan pada hari tanggal yang sama Unit Resmob Sat Reskrim Polres Gunungkidul berhasil mengamankan 1 lagi terduga pelaku,” ungkap Aditya.

Ketiga pelaku yakni, FK (23) warga Banyusoco, Playen, PS (19) warga Bleberan, Playen, dan KDY (23) warga Banyusoco, Playen digelandang ke Polres Gunungkidul untuk dimintai keterangan lebih lanjut serta di lakukan penindakan sesuai undang-undang yang berlaku.

“Barang bukti yang berhasil diamankan petugas 1 Gear yang diikat dengan ikat pinggang warna hitam, 1 Gear diikat ikat pinggang warna coklat, jaket jamper warna hitam, sepeda motor jenis Honda Megapro serta helm BMC warna hitam,” terang Kapolres.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 2 ayat (1) Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 170 KUHP atau Pasal 80 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 terntang perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 Tahun Penjara.

(Agus SW)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.