SEMANU, SENIN KLIWON – Dinas Komunikasi dan Informatika DIY melaksanakan sosialisasi bijak dalam menggunakan media sosial, (17/09). Bertempat di RM Bu Tiwi Tan Tlogo, undangan jam 08.00 dibuka oleh Kapolasek Semanu pukul 10.00 Wib, menunggu pembicara utama dari Diskominfo DIY. Sangat spesifik, tajuk yang dipilih adalah Peran Komunitas dalam Menanggulangi Hoax.
Dalam sambutan singkat, Kapolsek Semanu mengatakan, hoax/ kabar bohong tersebar sejak jaman Rosulullah.
“Hoax dibuat oleh orang-orang fasik,” ujarnya.
Sosialisasi yang diformat seperti talk show lazimnya adegan di layar kaca, manampilkan tiga narasumber, Bambang Chrismadi, SH M.SI, anggota Komisi A DPRD DIY, Drs. Bayu Februarino Putro, Kabid IKP Diskominfo DIY, dan Nurul Latifah, S.Psi, tokoh masyarakat.
Berseiring dengan kemajuan teknologi, Bambang Chris berpesan, pengguna media sosial wajib menghindari tulisan berbau sara.
Sementara Drs. Bayu menegaskan, sebelum menyabarkan tautan, pengguna media sosial perlu melakukan penyaringan soal dampak tautan itu di masyarakat.
Berbeda dengan Nurul Latifah. Pelaku pada komunitas (grup) WA ini menyoroti fenomena dalam rumah tangga. Bapak punya, ibu punya, anak pun punya grup yang kepentingannya berbeda-beda. Menurutnya, gejala seperti ini perlu diwaspadai
Sosialisasi bijak bermedia sosial rencana berakhir jam 14.00, tetapi pukul 12.00 Wib selesai. (Agung/ig)
SLEMAN - KAMIS LEGI, SEORANG pria tewas akibat tertemper kereta api di jalur KA KM…
YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…
BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…