EKONOMI

Momen Ramadhan, Disperindag Antisipasi Kelangkaan Bapok

WONOSARI-RABU KLIWON | Bulan ramadhan hingga menjelang Idul Fitri akan berpotensi pada kelangkaan bahan pokok (bapok). Berkoordinasi dengan OPD terkait Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunungkidul berupaya mengantisipasi hal tersebut.

Kepala Disperindag Kabupaten Gunungkidul Johan Eko Sudarto menyampaikan bahwa, pihaknya kini telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) untuk mengatasinya.

Koordinasi yang dilakukannya sebagai bentuk maupun upaya agar nantinya dapat mengetahui kapan potensi harga bapok mengalami kenaikan.

“Kelangkaan bapok terjadi karena pasokan komoditas tidak sesuai dengan permintaan yang meningkat, masalah seperti ini kerap terjadi saat hari besar keagamaan,” katanya, Rabu (14/04/2021) siang.

Johan berharap DPP Kabupaten Gunungkidul dapat melihat potensi tersebut lebih awal yakni pada beberapa bulan sebelumnya. Sehingga bahan pangan bisa tetap tersedia saat dibutuhkan di momen-momen tersebut.

Namun begitu, Johan memastikan, bahwa ketersediaan bapok masih aman selama Ramadhan ini. Pihaknya pun tetap terus melakukan pemantauan harga terhadap komoditas tertentu.

“Kalau bisa DPP mengimbau masyarakat untuk mulai menanam komoditas pangan tersebut demi menjaga pasokan dan harga,” ucapnya.

Selain itu, Dikatakan lebih lanjut, Disperindag juga berkomunikasi intens dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY. Salah satunya dengan melakukan Operasi Pasar demi menjaga harga dan ketersediaan bapok.

“Kami harap tidak ada kenaikan harga yang signifikan saat Ramadan,” ujar Johan.

Terpisah, Kepala DPP Gunungkidul Bambang Wisnu Broto mengungkapkan, pihaknya siap memenuhi permintaan Disperindag.

Menurutnya, produktivitas pangan hingga saat ini masih mencukupi. Ia juga menyebut sebagian besar komoditas utama masih bisa dipenuhi sendiri dari dalam wilayah. Antara lain beras, telur, daging ayam, hingga daging sapi.

“Hanya komoditas seperti gula dan minyak goreng yang dipasok dari luar, selebihnya bisa dipenuhi sendiri,” kata Bambang. (Heri)

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

6 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

6 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

6 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

6 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

6 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

6 hari ago