NGLIPAR, Sabtu Legi, –Dr. Joko Pramono, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) DIY, memanen kedelai serta jagung di Padukuhan Nglorok, Desa Kedungpoh dan Padukuhan Prebutan, Desa Katongan Kecamatan Nglipar. Panen raya di dua lokasi tersebut dianggap awal yang baik dalam swasembada pangan.
“Panen raya kali ini ada peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar Dr. Joko Pramono,” Jumat (5/1/18).
Menurutnya, hasil panen kedele di Dusun Nglorok, per hektar mencapai 1,7 ton.
“Sekali panen, untuk area 10 ha, tahun 2018 mencapai 17 ton,” tambahnya.
Menyebut panen raya jagung di Padukuhan Prebutan, satu hektar menghasilkan 8,9 ton. Untuk luasan 10 ha, petani memetik jagung 89 ton.
“Panen seperti ini perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan,” pintanya.
Diharapkan petani tekun menanam kedelai dan jagung. Alasan dia, kalau kontribusi Gunungkidul terhadap cadangan kedelai dan jagung nasional tinggi, dipastikan ada perhatian lebih dari Kementerian Pertanian.
Ia menerangkan bantuan dari Kementan ke wilayah Gunungkidul cukup banyak seperti alat dan mesin pertanian (alsintan), juga benih serta pupuk. Redaksi
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…